Wawancara Khusus, Reza Pahlefi Siap Mendukung Program Walikota

Administrator Administrator
Wawancara Khusus, Reza Pahlefi Siap Mendukung Program Walikota
Reza Fahlepi

PEMERINTAH Kota Dumai tengah melaksanakan sejumlah program pembangunan, salah satunya konsentrasi dalam penataan wajah kota. Selain untuk menarik kunjungan wisatawan, sekaligus dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat melalui peluang usaha.

Apa saja yang sudah dan sedang dilakukan pemerintah, berikut wawancara khusus KORAN KUPAS bersama Plt Kepala Dinas Pariwisata Dumai, Reza Pahlefi, ST :

Assalamualaikum, selamat siang Bung Reza

Waalaikum salam, apa kabarnya Koran Kupas

Alhamdulillah baik. Bagaimana wacana menata wajah kota, khususnya dari Dinas Pariwisata ?

Kita terus berjalan, dan beberapa pekerjaan sudah dilakukan. Mohon dukungan dan do’anya

Apa saja yang tengah dilakukan saat ini ?

Jadi fokus kita saat ini yakni Taman Bukit Gelanggang. Ini kawasan yang sangat strategis, sekaligus menjadi paru-paru Kota Dumai. Di lokasi ini, ada 3 sisi yang akan dikembangkan oleh Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Dumai.

Apa saja 3 sisi yang akan dikembangkan itu?

Pertama tentu dari unsur kepemudaan, mungkin sebagai sarana pengembangan ajang kreatifitas anak-anak muda. Kedua, lokasi Taman Bukit Gelanggang juga dijadikan pusat kegiatan olahraga bagi masyarakat. Terakhir sebagai lokasi rekreasi atau wisata dan kita sedang membangun sejumlah fasilitas penunjang di kawasan ini

Apa saja sarana prasarana yang akan dibangun di Taman Bukit Gelanggang ini ?

Saat ini ada yang sifatnya pemeliharaan, seperti beberapa spot yang sudah dibangun. Diantaranya taman-taman, lokasi jogging track dan lapangan olahraga. Pada 2021-2022 kita akan bangun lapangan Tenis, Badminton, Futsal, Skateboard, Panjat Tebing, Volly dan Takraw.

Kemudian juga akan disediakan nantinya taman baca dengan peyediaan wifi gratis, pembangunan rumah pohon, pembangunan pusat jajanan dengan nama Kampoeng Kuliner, arena permainan anak, serta pembangunan miniatur rumah adat 18 suku di Dumai sekaligus nantinya dimanfaatkan sebagai pusat ekonomi kreatif.

Untuk mewujudkan semua ini, tentu butuh anggaran yang tidak sedikit dan darimana saja sumbernya ?

Anggarannya bersumber dari APBD Dumai, dana CSR perusahaan serta APBN yang sedang kita upayakan ke pusat. Pada 2021, anggaran yang dialokasikan melalui APBD Dumai kurang lebih 4 miliar rupiah. Sedangkan dukungan dana CSR sekitar 1 milyar lebih. Sementara pada TA 2022 kita sudah usulkan melalui APBD Dumai sebesar 3 milyar rupiah.

Sejauhmana dukungan dari lembaga legislatif, terutama menyangkut alokasi anggaran ?

Alhamdulillah teman-teman di dewan cukup membantu suksesnya pelaksanaan program ini, terutama menyangkut anggaran. Anggota dewan punya semangat yang sama, apalagi tujuannya untuk kepentingan masyarakat secara keseluruhan. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi untuk liburan atau menghabiskan akhir pekannya.

Dari sekian banyak program itu, sepertinya Kampoeng Kuliner lebih mendapat prioritas dengan target selesai menjelang akhir tahun 2021 ini. Saat ini sudah sejauhmana progres kerja dan berapa anggarannya?

Alhamdulillah, saat ini bobot pekerjaan sudah hampir 30 persen. Menjelang akhir tahun InsyaAllah bisa selesai. Untuk pembangunan pusat jajanan Kampoeng Kuliner itu menghabiskan anaggaran kurang lebih 1,8 milyar rupiah untuk pembangunan 30 kios baru diluar 10 kios yang sudah ada sebelumnya. Totalnya ada 40 kios pedagang nantinya di lokasi tersebut.

Apa target yang ingin dicapai dari Taman Bukit Gelanggang ini ?

Pertama bagaimana mewujudkan wajah Kota Dumai yang lebih menarik kedepannya dan masyarakat memiliki tempat rekreasi di tengah kota. Selain itu ini juga bisa dijadikan sebagai tempat untuk menampilkan kebudayaan masing-masing suku di Dumai. Mungkin bisa digelar setiap minggu dengan memanfaatkan panggung yang ada, dan ini sudah masuk dalam agenda dan program kita. Tidak kalah penting juga tentunya menyangkut peluang Pendapatan Asli Daerah melalui pungutan retribusi serta parkir. Untuk pusat kuliner, target kita sekitar 500 juta dan ditambah dari pungutan parkir.

Bagaimana nanti mensiasati aktifitas di Taman Bukit Gelanggang mengingat dekatnya dengan kawasan Dumai Islamic Center ?

Menurut saya keberadaan Dumai Islamic Center yang lokasinya berdekatan dengan Taman Bukit Gelanggang justru bisa menambah nilai plus. Para pengunjung bisa menikmati suasana ibadah yang lebih nyaman sekaligus wisata religi dengan lokasi yang tidak jauh. Tinggal lagi nanti diperhatikan pakaian maupun tampilan pengunjung agar lebih menyesuaikan dengan norma agama dan adat Melayu tentunya.

Selain memoles kawasan Taman Bukit Gelanggang, apa program lainnya dari Dinas Pariwisata ?

Kita juga punya Pantai Marina yang dikelola pihak ketiga. Disamping itu juga terdapat sejumlah destinasi wisata lainnya. Kita akan bantu melalui bidang promosi untuk lokasi wisata yang ada itu. Kalau selama ini mungkin kurang diketahui wisatawan, kedepan akan kita promosikan. Disamping itu juga akan dilakukan pemugaran terhadap makam maupun tempat-tempat bersejarah yang ada di Kota Dumai agar lebih indah dan menarik. Selain itu, terkait wisata yang ada di Kota Dumai ini, kita juga sedang lagi penyusunan Rencana Induk Pariwisata agar memiliki payung hukum yang jelas untuk retribusi dan lainnya.

Terkait kabar mutasi dalam waktu dekat ini, informasinya Bung Reza bakal dipindahkan ke SKPD lain, bagaimana menanggapinya?

Hahaha...Kalau ini nanti saja. Sebagai abdi negara yang baik harus siap ditempatkan dimana saja dan mendukung penuh program walikota.(**)

Penulis
: Faisal Sikumbang

Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers kupasberita.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online www.kupasberita.com Hubungi kami: redaksi@kupasberita.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html