Asmawati, Guru Senior SD 006 Mekar Sari Dumai "Diserang" Muridnya

Administrator Administrator
Asmawati, Guru Senior SD 006 Mekar Sari Dumai "Diserang" Muridnya
Guru senior SD 006, Asmawati bersama murid-muridnya
Pemandangan tak biasa tampak di ruangan kelas 5 SD 006 Mekar Sari Dumai Selatah Kota Dumai. Murid-murid terlihat berkumpul sambil menyembunyikan sesuatu. Ketika Asmawati, guru yang juga wali kelas mereka masuk ruangan langsung "Diserang" ramai-ramai, Selasa (13/08/22) kemarin.

SUASANA Ruangan Kelas 5 SD 006 Mekar Sari mendadak heboh. Namun keributan tersebut bukan karena persoalan atau adanya pertengkaran. Hari itu ternyata bertepatan dengan hari kelahiran wali kelas mereka, Asmawati.

Mendapat kejutan dari murid-muridnya, Asmawati mengaku sangat terharu. Apalagi dirinya tidak menduga bakal mendapat surprise pagi itu.

" Awalnya kaget juga, tapi setelah tahu saya jadi terharu. Perhatian dan rasa sayang yang ditunjukkan anak-anak menjadi kepuasan tersendiri," ungkap Asmawati.

Asmawati merupakan salah seorang guru senior di SD 006 Mekar Sari tersebut. Sejak mengantongi SK pengangkatan pada tahun 1992 lalu, hingga kini tidak pernah pindah dari sekolah itu. Padahal jarak sekolah dengan tempat tinggalnya di Jalan Satria Sukajadi lumayan jauh.

" Sebelum jam 7 pagi, saya sudah berangkat dari rumah menggunakan sepeda motor. Kalau dipikir-pikir lumayan jauh. Tapi hati saya sudah terlanjur terpaut dengan sekolah ini," ungkap Asmawati, istri dari Ketua PC Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Kota Dumai, Syaiful Amri Datuk Domo ini.

Asmawati menyampaikan, kecintaannya tidak hanya dengan sekolah, namun juga termasuk lingkungan di sekitarnya. Masyarakat setempat orangnya ramah-ramah dan bersahabat.

" Masyarakat disini, termasuk wali muridnya baik-baik. Makanya saya betah mengajar dan sudah puluhan tahun mengabdi di sekolah ini. Ada tawaran untuk pindah, tapi saya sedih meninggalkan anak-anak serta masyarakat di lingkungan ini," ujar Asmawati, ibu 3 orang anak ini.

Masing-masing anak dari buah perkawinannya dengan Syaiful Amri Datuk Domo yakni, Ilham yang saat ini bekerja di salah satu pertambangan batu bara di Sumsel, Teguh yang bertugas di Detasemen Polisi Militer (Denpom) Pekanbaru dan Ayu siswa kelas 1 salah satu SMA di Kota Dumai.

" Saya bersyukur diberikan suami yang baik, anak-anak yang patuh dengan orang tuanya, serta selalu dikarunia rahmad dan nikmat dari Allah SWT. Semoga dengan bertambahnya usia, hidup saya kedepannya bisa lebih bermakna dan bermanfaat untuk sesama," tutup Asmawati.**
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html