Mahasiswa Magister Unilak Teliti Limbah Industri Sagu di Kepulauan Meranti

Administrator Administrator
Mahasiswa Magister Unilak Teliti Limbah Industri Sagu di Kepulauan Meranti
Aven Taruna, Mahasiswa Magister Unilak Pekanbaru.
Mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru mengagendakan penelitian terhadap limbah industri sagu yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. Penelitian tersebut dijadwalkan mulai berlangsung pada Januari 2026 tahun depan hingga hingga seluruh tahapan riset selesai dilaksanakan.

PENELITIAN Yang akan dilakukan Mahasiswa Magister Unilak, Aven Taruna tersebut dilatarbelakangi kondisi darurat lingkungan akibat dugaan pencemaran limbah industri sagu.

Selain berdampak pada kualitas air dan ekosistem, limbah industri sagu itu disinyalir juga menimbulkan berbagai dampak sosial bagi masyarakat. Mulai dari gangguan kesehatan, hingga menurunnya kualitas hidup warga di sekitar kawasan industri.

" Kabupaten Kepulauan Meranti dipilih sebagai lokasi penelitian karena daerah ini dikenal sebagai salah satu sentra industri sagu terbesar, dimana persoalan limbah menjadi isu strategis yang perlu dikaji secara ilmiah dan mendalam," sebut Aven Taruna, Senin (22/12/25) tadi malam.

Disampaikan Aven Taruna, pelaksanaan penelitian akan melibatkan berbagai pihak, antara lain pemerintah daerah, pengusaha sagu, pelaku UMKM, serta tokoh masyarakat.

" Keterlibatan lintas sektor ini dinilai penting untuk memperoleh data yang komprehensif sekaligus merumuskan solusi yang realistis dan berkelanjutan," jelas Aven Taruna.

Selanjutnya Aven Taruna menegaskan keberhasilan penelitian yang dilakukan sangat bergantung pada dukungan dan kerja sama semua pihak. Termasuk peran media dalam menyebarluaskan informasi dan meningkatkan kesadaran publik terhadap persoalan lingkungan.

" Melalui penelitian ini diharapkan bisa dihasilkan rekomendasi kebijakan dan langkah konkret untuk pengelolaan limbah industri sagu yang lebih ramah lingkungan. Sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan di Kepulauan Meranti," harap Aven Taruna.(*)
Penulis
: Adong Sinaga
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html