Andi Irwandi: Kenegarawan Presiden Prabowo Patut Dijadikan Teladan

Administrator Administrator
Andi Irwandi: Kenegarawan Presiden Prabowo Patut Dijadikan Teladan
Andi Irwandi, Pemerhati Politik

Pernyataan Prabowo Subianto bahwa seribu teman terlalu sedikit dan satu lawan terlalu banyak, ternyata bukan sebatas slogan semata. Hal itu telah diterapkan dalam kesehariannya. Hebatnya lagi, dalam hatinya tak pernah tertanam rasa dendam. Paling tidak itu tampak pada keputusannya yang mengangkat dan melantik Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan.

PEMERHATIPolitik, Andi Irwandi menyebutkan pelantikan Djamari Chaniago bukan sebatas pengisian posisi di kabinet, namun juga menunjukkan nilai-nilai kenegarawan serta keteladanan. Sebagai penguasa di republik ini, Presiden Prabowo Subianto benar-benar berhati bersih dan bukan sosok pendendam.


Kecintaan untuk memberikan hal terbaik bagi negara mengalahkan perasaan luka masa lalu yang mungkin pernah ada.

" Semua orang tahu, Djamari merupakan sekretaris Dewan Kehormatan Perwira yang memberikan rekomendasi pemecatan terhadap Prabowo pada tahun 1998. Namun untuk kepentingan bangsa dan negara, hari ini justru ditunjuk Prabowo menjadi bagian dari kabinetnya. Sikap kenegarawan Prabowo patut untuk dijadikan keteladanan," ujar Pemerhati Sosial, Andi Irwandi kepada Kupas Media Grup, Kamis (18/09/25) tadi siang.

Andi Irwandi yang akrab disapa Andi Belalang (Bela Hambalang,red) ini mengaku optimis pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Pasalnya, hari ini banyak orang-orang berkompeten yang pengalamannya tidak perlu diragukan lagi.

" Saya sangat percaya, kepemimpinan Prabowo Subianto mampu memberikan harapan baru untuk Indonesia yang lebih maju. Hari ini tidak ada lagi ruang untuk para koruptor. Tidak ada lagi pejabat yang bisa cawe-cawe untuk kepentingan pribadi maupun kelompoknya. Presiden telah menabuh genderang perang bagi mereka-mereka yang selama ini telah menyengsarakan rakyat," papar Andi Belalang.

Andi Belalang mendukung penuh upaya bersih-bersih yang dilakukan Presiden Prabowo tersebut. Harapannya tidak sebatas di pusat pemerintahan Jakarta, namun juga menjalar hingga ke daerah. Apalagi saat ini sudah bukan rahasia, bahwa tidak sedikit kepala daerah yang menjadi "Raja-raja Kecil" di wilayahnya masing-masing.

" Para koruptor itu pengkhianat bangsa yang harus di basmi hingga ke akar-akarnya. Terimakasih kepada Bapak Presiden yang sudah konsen untuk memerangi mereka," ujar Andi Belalang.

Pada sisi lain, Djamari Chaniago yang menggantikan Budi Gunawan dilantik menjadi Menko Polkam di Istana Negara pada Rabu (17/9/2025).

Saat ini usia Djamari sudah 76 tahun. Purnawirawan Letnan Jenderal TNI itu lahir pada 8 April 1949.

Djamari mengungkapkan pesan Prabowo Subianto saat mengajaknya masuk kabinet Merah Putih.

" Ayok kita sama-sama perbaiki, walaupun kita tahu usia kita sudah sekian, tapi kita gunakan sisa usia kita untuk kepentingan bangsa dan negara,” jelas Damari menirukan ucapan Prabowo Subianto.(*)

Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html