Tamu Karaoke Berburu LC Berpenampilan Seksi

Administrator Administrator
Tamu Karaoke Berburu LC Berpenampilan Seksi
Ilustrasi

Rumah hiburan karaoke terus tumbuh mengimbangi kemajuan kota. Mulai dari yang mengantongi izin resmi, hingga yang beroperasi sembunyi-sembunyi berkedok salon kecantikan. Masing-masing saling bersaing untuk memikat para pelanggan. Salah satunya dengan menghadirkan Ladies Companion (LC) atau pemandu lagu berpenampilan seksi.

SEIRING dengan pertumbuhan rumah-rumah hiburan karaoke, keberadaan ladies escort atau ladies companion tidak bisa dipisahkan. Mereka dibutuhkan sebagai teman pengunjung pria yang menjadi tamu rumah hiburan karaoke. Lapangan kerja bagi para perempuan yang dibuka oleh para pengelola rumah hiburan karaoke itu terus saja terisi peminat. Bahkan meskipun oleh sebagian kalangan pekerjaan sebagai LC kerap dipandang sebelah mata.

Bagi pengunjung karaoke, keberadaan LC yang rata-rata berusia muda menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi jika mereka ramah, pintar memilihkan lagu yang disukai para tamu, dan memiliki suara merdu. Jika puas dengan pelayanan yang diberikan, para tamu tidak sungkan memberikan tips dengan nominal besar.

" Keberadaan LC penting sekali. Banyak tamu yang datang karena sudah kenal dengan LC di sini. Tapi tentu kita juga mengutamakan kenyamanan room, audio dan video yang bagus serta minuman yang berkualitas," ujar salah seorang pengelola hiburan malam di Dumai.

Baca Juga : Prostitusi Terselubung Warnai Dunia Malam di Dumai

Tak sulit mencari tempat karaoke yang menyediakan wanita pemandu lagu (LC) nan seksi di Dumai. Pemandu lagu biasanya bertarif mulai Rp100.000 hingga Rp150.000 per jam. Jika tempat makin elite, tarif LC juga makin mahal. Aturan minimal booking juga tidak sama. Ada yang 2 jam hingga 3 jam, dan hanya untuk menemani bernyanyi. Tarif itu belum termasuk tips.

Rata-rata LC di kawasan hiburan Dumai sekitar Rp250 untuk dua jam. Ada juga dibawah itu tergantung tempatnya. Selama berada dalam ruangan karaoke dilarang keras untuk melakukan hubungan intim. Mereka hanya dibenarkan sebatas menuangkan minuman, mencarikan lagu sesuai keinginan tamu serta menemani bernyanyi.

Kalaupun ada yang berlanjut untuk hubungan lebih jauh, biasanya setelah usai jam kerja mereka. Itu juga tergantung kesepakatan antara tamu dengan pendamping lagu. Hal ini juga tidak mudah, rata-rata yang bisa jika sudah kenal cukup lama.

" Biasanya mereka penasaran, dan ngajak lanjut. Tapi saya lihat-lihat orangnya juga. Kalau sudah saling kenal baru saya mau," ujar salah seorang LC sambil tersenyum.

Menurut pengakuan LC yang diperkirakan berusia 21 tahun ini, dirinya menggeluti pekerjaan itu sejak 2 tahun lalu. Awalnya diajak teman, dan akhirnya ketagihan. Apalagi dari pekerjaan itu lumayan banyak uang yang dihasilkan.

" Kalau lagi ramai, satu hari itu lumayan, bisa sampai 1,5 juta. Kalau sepi paling dapat 500 ribu rupiah. Tapi itu diluar tips yang diberikan tamu. Saat ini saya sedang membangun rumah untuk saya dan orang tua," paparnya polos.

Menurutnya, selama menemani nyanyi tamu tidak boleh berbuat macam-macam. Sebatas pegang tangan atau memeluk tidak persoalan. Tapi kalau sudah lebih jauh, dirinya berusaha untuk mengelak.

" Ada juga yang nekad. Saya langsung lari keluar. Pintunya kan tidak dikunci. Biar kerja begini bukan berarti tamu bisa sekehendak hati. Kalau rumah saya sudah jadi, saya mau cari kerja lain yang lebih baik,” tutupnya.***

Penulis
: Muskal

Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers kupasberita.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online www.kupasberita.com Hubungi kami: redaksi@kupasberita.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html