Dibalik Safari Ashar dan Jumat, Ternyata ini yang Dilakukan Walikota Dumai

Administrator Administrator
Dibalik Safari Ashar dan Jumat, Ternyata ini yang Dilakukan Walikota Dumai

Berbeda dari Walikota Dumai sebelumnya yang menyalurkan bantuan rumah ibadah khususnya untuk Masjid dan Musholla pada saat bulan ramadhan. Lain halnya Walikota H Paisal, SKM Mars yang justru rutin melakukan safari saat sholat Ashar dan sholat Jumat ke berbagai mushalla dan masjid. Namun apa perbedaan mencolok dari program safari Ashar dan Jumat oleh Walikota saat ini? Berikut ulasannya.

DIBAWAH kepemimpinan H Paisal SKM, Mars sebagai walikota Dumai, kegiatan safari ke rumah ibadah tidak lagi dilaksanakan ketika bulan Ramadhan, akan tetapi dilaksanakan rutin setiap minggunya diluar bulan Ramadhan. Dalam safarinya beberapa kegiatan turut dilakukan orang nomor satu di Dumai ini diantaranya menyalurkan bantuan pembangunan dan infak pegawai.

Kepala Bagian Kesra Pemko Dumai, Eromzi kepada media menjelaskan kegiatan safari asar dan jumat ini permintaan langsung Walikota Dumai. Dimana dalam kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap pekan ini bertujuan untuk menyalurkan bantuan pembangunan masjid dan musholla. Namun tidak hanya itu, beliau juga menyerap aspirasi secara langsung dari masyarakat untuk dapat ditindaklanjuti segera.

"Ini program langsung dari Walikota, setiap safari Ashar dan Jumat selain menyalurkan bantuan rumah ibadah beliau juga menyalurkan zakat beras yang dihimpun dari seluruh ASN esellon II dan esellon III. Namun yang terpenting beliau ingin menyerap aspirasi langsung dari masyarakat setiap pekannya untuk ditindak lanjuti," jelas Eromzi.

Dia menambahkan, untuk zakat beras itu merupakan himbauan dari Walikota kepada ASN yang bersedia menyisihkan hartanya sebesar Rp100 ribu setiap bulannya khusus esellon II dan III.

"Artinya dengan Rp.100 ribu setiap ASN esellon II dan III setiap bulannya menginfakkan 1 karung beras yang dibagikan kepada masyarakat kurang mampu," ulasnya.

Terkait alokasi dana bantuan rumah ibadah tahun 2022 ini lanjut Eromzi, pemerintah Dumai sudah menganggarkan sebesar Rp4,4 miliar dimana penyaluran untuk masing-masing masjid mendapat Rp15 juta dan Musholla Rp10 juta. Total ada 76 rumah ibadah termasuk 11 gereja yang sudah mendapatkan alokasi anggaran dalam APBD murni tahun ini.

"Tahun depan terjadi peningkatan yakni 109 penerima bantuan yang terdiri dari rumah ibadah seperti Masjid dan Musholla, Gereja serta TPQ. Dengan nilai bantuan Rp25 juta untuk Masjid serta Gereja dan Rp15 juta untuk Musholla, selain itu penerima bantuan juga terdiri dari yayasan, TPQ serta majlis ta'lim mendapatkan hibah," ulasnya.

Dikatakan Eromzi, daftar penerima bantuan rumah ibadah setiap tahunnya selalu berganti, dimana yang sudah dapat tahun sebelumnya tidak lagi dapat bantuan pada tahun berikutnya. Ditargetkan pada 2024 seluruh rumah ibadah termasuk gereja sudah mendapatkan bantuan pembangunan dari pemerintah.

Sedangkan untuk bantuan hibah lainnya seperti organisasi, ormas dan sejenisnya kata Eromzi sudah langsung melalui masing-masing OPD terkait.**

Penulis
: Megi Alfajrin

Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers kupasberita.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online www.kupasberita.com Hubungi kami: redaksi@kupasberita.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html