Bidang Cipta Karya Dinas PU Dumai Lakukan Pengembangan Pipanisasi PDAM

Administrator Administrator
Bidang Cipta Karya Dinas PU Dumai Lakukan Pengembangan Pipanisasi PDAM

DUMAI - Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai Tahun Anggaran 2022 ini kembali melaksanakan kegiatan infrastruktur pengembangan dan perluasan sistem penyediaan air bersih untuk penyambungan perpipaan serta pembangunan Interkoneksi SPAM jaringan distribusi utama dengan Off Take SPAM Durolis senilai total Rp8 miliar.

Kepala Dinas PU Dumai Reza Pahlevi melalui Kepala Bidang Cipta Karya Riau Satrya menyebut cakupan pelayanan air bersih saat ini sudah 4.000 SR, dan ditargetkan pertambahan pada Tahun 2022 sebanyak 8.000 sambungan baru di Kelurahan Buluh Kasap, Teluk Binjai, Jaya Mukti di Kecamatan Dumai Timur dan Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan.

"Tahun ini masih fokus pengembangan dan perluasan jaringan perpipaan dan distribusi air bersih untuk empat kelurahan dengan anggaran daerah dan dana alokasi khusus sebesar delapan miliar rupiah," kata Riau kepada wartawan di Dumai, Kamis.

Tahun sebelumnya, pengembangan dan perluasan jaringan perpipaan dan distribusi sambungan rumah sudah terlaksana di sejumlah kelurahan, diantaranya, Kelurahan Bumi Ayu, Bintan, Teluk Binjai, Jaya Mukti, Bukit Datuk, Simpang Tetap Dahrul Ihsan, Rimba Sekampung, Buluh Kasap dan Sukajadi.

Dalam pelayanan air bersih dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Dumai ini, setiap sambungan rumah dikenai tarif Rp8.000 per kubik. Pada Tahun 2021 lalu, penerimaan daerah diklaim sudah mampu menutupi biaya operasional PDAM Dumai Tirta Persada.

"Pendapatan dari sambungan air bersih ini tahun kemarin sudah bisa menutupi kebutuhan operasional PDAM, atau hanya minus sekitar Rp80 juta. Padahal sebelumnya PDAM kita dalam kondisi sakit," sebut Riau lagi.

Info tambahan, Kota Dumai merupakan salah satu kabupaten kota mendapat bantuan program stimulan dari Kegiatan National Urban Water Supply Project (NUWSP) bersumber dari APBN melalui dukungan pinjaman Bank Dunia.

Kegiatan dilaksanakan, pembangunan IPA jenis Nano Filter (HFNF) 50 liter per detik, pembangunan intake, jaringan pipa transmisi dan pipa distribusi utama sepanjang 15 kilometer, dengan nilai kontrak Rp36 miliar.

Pembangunan unit pengolahan air gambut memanfaatkan teknologi Hollow Fiber Nano Fltration (HFNF) yang mengolah air Sungai Masjid menjadi air layak minum, dan teknologi ini Dumai merupakan yang pertama diaplikasikan di PDAM di Indonesia.

Kegiatan Optimalisasi SPAM Kota Dumai bertujuan meningkatkan kualitas layanan eksisting, sekaligus menambah cakupan pelayanan air minum ini berlokasi di Jalan Gatot Subroto Km 12 Kelurahan Mekar Sari Kecamatan Kecamatan Dumai Selatan didalam lahan PDAM seluas kurang lebih 8.422 meter persegi.***

Penulis
: Megi Alfajrin

Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers kupasberita.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online www.kupasberita.com Hubungi kami: redaksi@kupasberita.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html