Suara Letupan di Kilang Dumai, Commrel Pertamina: Hanya Flare, Kondisi Aman

Administrator Administrator
Suara Letupan di Kilang Dumai, Commrel Pertamina: Hanya Flare, Kondisi Aman
Manager HSSE Pertamina, Syahrial Okzani didampingi Corsec, Cepi memberikan penjelasan di tengah kerumunan masyarakat.
Dentuman keras disertai cahaya kemerahan dari arah Kompleks Kilang Putri Tujuh jelang tengah malam sempat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Menyikapi kondisi yang terjadi, pihak PT Pertamina Patra Niaga Dumai langsung memberikan klarifikasi serta memastikan kondisi dalam keadaan aman dan terkendali, Kamis (03/09/26) sekitar pukul 02.56 WIB dinihari tadi.

AREA Manager Communication, Relations, & CSR (Commrel) PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Muhammad Rum menegaskan suara yang terdengar bukanlah ledakan.

" Kami menyampaikan bahwa saat ini terdapat kendala operasional pada salah satu unit proses di area kilang yang menyebabkan timbulnya suara bising dan api obor membesar seperti di media sosial. Kondisi ini merupakan bagian dari proses produksi kilang dan sudah ditangani sesuai prosedur. Perusahaan memastikan kilang saat ini dalam kondisi aman dan kondusif," ujar Muhammad Rum.

Perusahaan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir. Suara yang terdengar itu merupakan suara release tekanan ke api obor atau flare saat proses start up di salah satu unit.

" Kami memahami ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak. Kami tegaskan bahwa saat ini kondisi telah ditangani dengan baik dan seluruh fasilitas dalam kondisi aman," jelas Tengku Rum.

Tadi malam kondisi di lapangan sempat terlihat sejumlah personel TNI dan Polri berjaga di Gate 1 dan Gate 2 Kilang. Warga juga berkumpul di sekitar Gate 2 untuk mencari kepastian.

Manager HSE Pertamina, Syahrial Okzani, kemudian menemui warga secara langsung. Dalam dialog tersebut, Syahrial kembali menegaskan bahwa suara yang terdengar adalah rilis tekanan, bukan ledakan, dan kondisi kilang dalam keadaan aman.

" Keselamatan pekerja dan masyarakat sekitar adalah prioritas utama kami. Setiap kejadian menjadi bahan evaluasi untuk mencegah terulang," ujar Syahrial Okzani.

Pertamina berharap masyarakat Dumai tidak panik. Proses produksi berjalan normal dan tim teknis terus memonitor seluruh unit agar beroperasi sesuai standar keselamatan. Bagi warga yang memiliki pertanyaan lebih lanjut, Pertamina membuka saluran komunikasi melalui bagian Humas dan CSR RU Dumai.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html