Minyak Goreng Langka, Polisi Riau Sisir Pergudangan

Administrator Administrator
Minyak Goreng Langka, Polisi Riau Sisir Pergudangan
Polisi sisir pergudangan di Pekanbaru.

Kelangkaan minyak goreng di beberapa tempat di Indonesia menjadi persoalan baru pasca covid-19 mulai mereda. Belum diketahui penyebab terjadinya kelangkaan minyak tersebut, hingga kini petugas keamanan masih terus menelusuri sumber persoalan.

POLISI melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pergudangan sembako PT Indomarco di Pekanbaru, Riau, Kamis (17/3). Mereka tidak menemukan stok minyak goreng di lokasi itu.

"Setelah kita lakukan pengecekan ke gudang PT Indomarco yang terletak di Jalan HR Subrantas, semua akibat keterlambatan pemasokan pengiriman dari pabrik di Medan, sehingga di gudang sekarang dalam kondisi kosong," kata Kapolsek Tampan Kompol I Komang Aswatama.

Meski demikian, Komang mengimbau masyarakat agar tidak panik. Karena dalam waktu dekat minyak goreng akan segera disalurkan distributor.

Selain ke pergudangan, kepolisian juga melakukan sidak ke pasar tradisional. Mereka menemukan kelangkaan minyak goreng kemasan.

Minyak Goreng Curah Tersedia

Komang mengatakan, meski di gudang kosong, stok minyak goreng curah masih ditemukan di pasar. Namun, harganya tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp14.000 per liter.

"Di pasar tradisional memang ada kelangkaan minyak goreng kemasan, namun minyak goreng curah masih cukup banyak beredar di pasar tradisional, dengan harga berkisar Rp14.500 sampai Rp16.000 per liter," katanya.

Komang menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap pendistribusian minyak goreng. "Kami dari kepolisian akan menindak secara tegas terhadap para pelaku, dan kami akan terus upayakan agar memberikan rasa nyaman bagi masyarakat maupun para pedagang," tegasnya.

Untuk stok minyak goreng juga kosong di berbagai ritel di Kota Pekanbaru, baik ritel Indomaret maupun Alfamart. Padahal, pemerintah sudah membebaskan penjual untuk menaikkan harga minyak yang terbuat dari sawit tersebut.***

Penulis
: Megi Alfajrin

Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers kupasberita.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online www.kupasberita.com Hubungi kami: redaksi@kupasberita.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html