Pengendalian Banjir Dumai, Kadis PU Matangkan Dokumen Tanah dan Percepat DPPT

Administrator Administrator
Pengendalian Banjir Dumai, Kadis PU Matangkan Dokumen Tanah dan Percepat DPPT
Kepala Dinas PU Kota Dumai, Riau Satrya Alamsyah, S.T., M.T., bersama Kepala Bidang Sumber Daya Air, Elrachmond, S.T., memimpin rapat koordinasi, Selasa (13/10/26).
Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai mempercepat pemutakhiran Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) sebagai salah satu tahapan penting dalam mendukung pelaksanaan program pengendalian banjir di Kota Dumai. Upaya tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi lintas instansi yang dihadiri Kepala Dinas PU Kota Dumai, Riau Satrya Alamsyah, S.T., M.T., bersama Kepala Bidang Sumber Daya Air, Elrachmond, S.T., Selasa (13/10/26).

RAPAT Koordinasi tersebut membahas pemutakhiran data yang dibutuhkan dalam penyusunan DPPT. Langkah ini bertujuan menyelaraskan data dan kebutuhan antarinstansi agar dokumen perencanaan pengadaan tanah dapat disusun secara tepat dan sesuai kebutuhan program pengendalian banjir.

Banyak orang mengira pengendalian banjir itu hanya bangun drainase di Jalan Sena, Jalan Siak, Sultan Syarif Kasim. Padahal sebelum drainase itu dibangun, ada satu tahapan yang paling krusial dan paling sering bikin proyek molor, yakni pengadaan tanah.

Kalau DPPT-nya tidak matang, data tanahnya tidak akurat, koordinasi antarinstansinya tidak sinkron, maka proyek pengendalian banjir bisa tertahan di meja, bukan di lapangan. Dan Dinas PU Dumai di bawah kepemimpinan Riau Satrya Alamsyah tidak mau proyek banjir tertahan di meja.

Kadis PU Satrya Alamsyah dan Kabid SDA Elrachmond duduk bersama membahas DPPT. Tujuannya jelas, menyelaraskan data dan kebutuhan antarinstansi agar dokumen perencanaan pengadaan tanah disusun secara tepat dan sesuai kebutuhan program pengendalian banjir.

Ini adalah PU yang bekerja dengan prinsip kehati-hatian administrasi. Dan yang hadir di ruang pertemuan Kecamatan Dumai Kota bukan hanya PU. Tapi lintas instansi.

Diantaranya perwakilan Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang Kota Dumai, Camat Dumai Barat Indra Oemar serta Camat Dumai Selatan Aldi Lubis.

Dinas PU tidak kerja sendiri. Namun juga mengajak Dispertaru dan dua camat sekaligus untuk pastikan data tanah yang akan dibebaskan untuk pengendalian banjir itu sesuai fakta lapangan di Dumai Barat dan Dumai Selatan.

Koordinasi lintas instansi dinilai penting untuk memastikan data yang digunakan dalam dokumen perencanaan memiliki kesesuaian, sehingga tahapan pengadaan tanah dapat dipersiapkan secara lebih terarah.

Usai mengikuti rapat koordinasi, Kepala Dinas PU Kota Dumai bersama jajaran Bidang Sumber Daya Air melanjutkan kunjungan ke Kantor Pertanahan Kota Dumai.

Kedatangan rombongan disambut Kepala Kantor Pertanahan Kota Dumai, Adi Irawan. Pertemuan tersebut membahas koordinasi dan konsolidasi data yang diperlukan untuk dimasukkan ke dalam DPPT.

Langkah lanjutan ini menjadi bagian dari upaya menyamakan pemahaman dan melengkapi kebutuhan data antarinstansi yang terlibat dalam proses perencanaan pengadaan tanah.

Pemutakhiran DPPT diharapkan dapat memperkuat kesiapan perencanaan pengadaan tanah yang dibutuhkan untuk mendukung program pengendalian banjir di Kota Dumai.

Melalui koordinasi dan konsolidasi data secara berkelanjutan, instansi terkait diharapkan dapat menyelaraskan langkah, mempercepat penyelesaian dokumen, serta mendukung kelancaran tahapan program sesuai ketentuan yang berlaku.

Penyelesaian DPPT menjadi salah satu tahapan perencanaan yang perlu dipersiapkan secara cermat agar proses pengadaan tanah dapat berjalan tertib dan mendukung pelaksanaan program pengendalian banjir di Kota Dumai.

Pengendalian banjir di Dumai bukan hanya soal seberapa dalam parit digali di Jalan Siak atau seberapa bersih sedimentasi di Sultan Syarif Kasim.

Tapi juga soal seberapa matang Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) disusun di Ruang Pertemuan Kecamatan Dumai Kota dan Kantor Pertanahan. Semua untuk satu tujuan, Dumai bebas banjir dengan cara yang tertib, tepat, dan sesuai aturan.(inf)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html