Pertamina Patra Niaga Dumai Harumkan Nama Riau di Kancah Nasional

Administrator Administrator
Pertamina Patra Niaga Dumai Harumkan Nama Riau di Kancah Nasional
PT Pertamina Patra Niaga Dumai menerima penghargaan di kancah nasional.
PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai kembali mengharumkan nama Riau di kancah nasional. Kilang kebanggaan Kota Dumai ini sukses meraih 2 penghargaan tertinggi kategori Platinum dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026 yang digelar Prospectus Media di Swiss-Belhotel Solo, Kamis (06/08/26).

PRESTASI Gemilang ini menegaskan posisi Kilang Dumai bukan hanya sebagai jantung energi nasional, tetapi juga sebagai teladan dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berdampak nyata.

Dua penghargaan Platinum yang disabet Kilang Dumai yakni untuk kategori Biodiversity Empowerment atas keberhasilan program "Serumpun Paman Bahri" dalam menjaga keanekaragaman hayati melalui konservasi ekosistem gambut di Kelurahan Tanjung Palas dan rehabilitasi mangrove di pesisir Kelurahan Mundam.

Penghargaan berikutnya yakni untuk kategori CSR Video Documentation atas dokumentasi program yang sama dan dinilai paling inspiratif dan mampu menggerakkan kesadaran publik.

Program "Serumpun Paman Bahri" memang dirancang khusus untuk menjawab tantangan sosial-ekologi di Dumai. Di lahan gambut Tanjung Palas, Kilang Dumai memberdayakan Kelompok Masyarakat Alam Tani untuk mengubah lahan pasca Karhutla menjadi lahan pertanian produktif berbasis LEISA.

Hasilnya luar biasa. Pendapatan kelompok naik dari rata-rata Rp2 juta menjadi sekitar Rp7 juta per bulan. Penggunaan teknologi sprinkler juga menekan penggunaan air dan pupuk kimia, sekaligus mencegah kebakaran lahan.

Di pesisir Mundam, inovasinya tidak kalah membanggakan. Melalui Tire Barrier, PVC Barrier, dan nursery berbasis masyarakat, Kilang Dumai berhasil melindungi 370 bibit mangrove dan membangun nursery berkapasitas 1.000 bibit.

Dampak lingkungannya terukur. Penyerapan karbon sebesar 189,74 kg CO₂e per tahun, ditambah pengurangan emisi 1.064.670 kg CO₂e dari pemanfaatan limbah ban bekas.

ISRA 2026 mengusung tema “Catalyzing Collective Change for Scalable Impact”. Tahun ini 89 perusahaan terbaik di Indonesia menerima penghargaan dengan 4 tingkatan: Bronze, Silver, Gold, dan Platinum.

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum kepada media, Selasa (11/08/26) menyampaikan rasa syukur atas raihan ini.

“ Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas upaya Kilang Dumai dalam menjalankan program TJSL dan CID yang memberikan dampak sosial, ekonomi, lingkungan, sekaligus menjawab persoalan masyarakat hari ini. Ini motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program CSR dan CID yang inovatif dan semakin berdampak ke depannya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pencapaian ini adalah hasil kerja kolektif.

" Ini penghargaan untuk seluruh masyarakat, mitra binaan, dan pemangku kepentingan di Kota Dumai. Terima kasih atas dukungan yang membuat Kilang Dumai terus beroperasi aman, lancar, andal, dan memberi manfaat luas,” pungkasnya.

Dengan dua Platinum ini, PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai sekali lagi membuktikan bahwa bisnis energi dan pelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan.

Melalui "Serumpun Paman Bahri", perusahaan tidak hanya memperkuat ketahanan ekonomi warga, tapi juga menjaga paru-paru bumi di gambut dan pesisir Dumai.

Capaian ini menjadi bukti bahwa ketika perusahaan hadir dengan hati untuk masyarakat, dampaknya akan dirasakan luas. Dan Kilang Dumai telah menunjukkan caranya.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html