Berangkat ke PeSONas I, Atlet SOIna Meranti tak Dapat Dukungan Pemkab Meranti

Administrator Administrator
Berangkat ke PeSONas I, Atlet SOIna Meranti tak Dapat Dukungan Pemkab Meranti
Antaranews.com
Pelepasan Atlet SOIna Meranti tanpa ada Pejabat Meranti yang melepasnya di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selat Panjang.

Jika dibandingkan dengan atlet SOIna dari daerah lain, atlet SOIna Meranti sungguh menyedihkan. Tidak ada kepedulian dari Pemkab Meranti, meski atlet ini bertanding di pentas nasional.

BAHKAN, saat keberangkatan di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selat Panjang, Senin (27/6/2022) tidak terlihat satupun pejabat dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Rencananya atlet ini akan berlaga di ajang nasional pada Pekan Special Olympic Nasional (PeSONas) I tahun 2022 di Semarang, Jawa Tengah. Mengapa menyedihkan, beberapa diantara mereka berangkat menggunakan dana sendiri, bahkan ada diantara mereka yang tidak memiliki sepatu untuk bertanding nanti.

"Atlet dari Kabupaten Kepualauan Meranti, berprestasi hingga tingkat Internasional mewakili Indonesia. Sayangnya, perhatian pemda setempat sangat minim. Seharusnya mereka yang membela dan mengharumkan nama daerah bahkan negara tentu mendapat perhatian lebih dari tempat asal mereka," ujar Mantan Ketua SOIna Kepulauan Meranti, Syafrizal, Selasa (28/6/2022) seperti dikutip dari Antaranews.com.

Dirinya mengatakan sedih melihat apa yang dialami atlet SOIna Meranti ini. Seakan ada pilih kasih dengan atlet-atlet lain yang bahkan hanya berlaga di tingkat Provinsi.

"Di daerah lain para atletnya dilepas oleh kepala daerah atau pun pejabat yang berwenang, berbeda di tempat kita, tak ada satu pun yang melepas keberangkatan atlet. Selain itu kebutuhan dan akomodasi mereka pun tidak ada," katanya.

Syafrizal mengaku untuk memberangkatkan atlet ke Pekanbaru, pengurus hanya mengantungkan anggaran seadanya. Tapi beruntung untuk keberangkatan para atlet ke tempat ajang pertandingan dibantu dari anggaran Pengurus Provinsi SOIna Riau.

"Ada biaya transportasi yang dibiayakan dari Pengcab, itu yang kita pinjam dulu untuk keberangkatan. Untuk kekurangannya kita cari dana sponsor hasil dari koordinasi pengurus provinsi ke istri bupati beberapa waktu lalu," tuturnya.

Dijelaskan Syafrizal, saat ini bukan kewenangannya lagi mengurus atlet SOIna dikarenakan kepengurusan di bawah wewenangnya di periode 2016-2020 sudah berakhir. Kini sudah digantikan dengan kepengurusan baru yang dimandatkan oleh Pengprov Riau ke Ismiatun yang merupakan istri Wakil Bupati, Asmar.

Meski sudah dimandatkan ke pengurus baru, namun formasi kepengurusannya belum lengkap. Oleh karena itu, Syafrizal mengambil alih urusan atlet dan administrasi untuk sementara waktu.

"Masa bakti kita sudah habis dan seharusnya segera dibentukkan formatur yang baru. Namun karena kita peduli dengan mereka untuk mengharumkan nama daerah, makanya kita harus campur tangan," bebernya.

Atlet SOIna Kepulauan Meranti, ujar Syafrizal, telah mengukir sejarah dua kali meraih juara dunia di ajang Special Olympics World Summer Games (SOWSG) di Yunani pada 2011 silam dan di Abu Dhabi pada 2019.

"Dengan prestasi itu, tidak ada alasan bagi atlet Meranti untuk absen di ajang nasional, meskipun keterbatasan biaya," ujarnya.

Para atlet SOIna ini nantinya terlebih dahulu akan memasuki masa latihan di Pekanbaru selama 5 hari dan setelah itu baru diberangkatkan ke Semarang.

"Atlet dilakukan training center di Pekanbaru mulai 27 Juni - 2 Juli dan setelah itu langsung diberangkatkan ke Semarang untuk bertanding mulai 3 - 8 Juli. Bagi yang meraih emas nantinya mereka akan mewakili Indonesia di ajang SOWSG di Jerman," pungkasnya.(*)

Penulis
: ridha
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html