Bonus bagi atlit peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua sebagaimana dijanjikan Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus, ST, MT hingga kini belum terealisasi. Padahal sebelumnya bonus itu dijanjikan bakal diberikan paling lama Januari 2022.
BELUM Dibayarkannya bonus bagi peraih medali di PON XX Papua membuat atlet dan pelatih sedikit kecewa. Salah satunya Galuh Kogas Perkasa, atlet Taekwondo asal Kota Pekanbaru yang berhasil meraih medali perunggu. Hingga saat ini atlet dan pelatih asal Kota Pekanbaru yang tergabung dalam kontingen Riau itu belum juga menerima bonus yang sebelumnya dijanjikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
"Informasi dari KONI Pekanbaru berkas sudah di BPKAD, jawabannya tunggu aja lagi. Informasi yang didapat secepatnya dicairkan," ungkap Galuh dikutip dari goriau, Sabtu (26/3/2022).
Mengingat bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri sudah di depan mata, Galuh berharap bonus yang dijanjikan tersebut segera bisa direalisasikan.
" Bonus ini penting karena dari awal dijanjikan," ujarnya.
Oktober tahun lalu, Ketua KONI Pekanbaru Anis Murzil menyampaikan atlet berprestasi yang meraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua bakal mendapat bonus dari Wali Kota Pekanbaru, Firdaus.
Besarannya yaitu Rp25 juta bagi peraih perunggu, Rp40 juta bagi peraih perak dan Rp75 juta bagi setiap atlet yang meraih emas.
" Sesuai janji bapak wali kota, atlet kita akan menerima bonus. Ini untuk atlet kita yang berprestasi di PON XX Papua lalu," ujar Ketua KONI Kota Pekanbaru, Anis Murzil, Selasa (19/10/2021) silam.
Menurutnya, bonus ini akan diberikan kepada atlet sesuai jumlah medali yang mereka peroleh. Berdasarkan data, ada 11 atlet yang berhasil memperoleh medali PON XX Papua, dengan total perolehan 7 emas, 9 perak dan 8 perunggu.