Kenali Parpol, Jangan Salah Pilih di Pemilu 2024

Administrator Administrator
Kenali Parpol, Jangan Salah Pilih di Pemilu 2024

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Ummat Kota Dumai, Syafrizal menegaskan enam bulan menjelang pemilu 2024 merupakan momentum tepat bagi masyarakat untuk mengenal lebih baik tentang parpol, caleg dan capres yang akan berkontestasi di Pemilu 2024.

PARTAI POLITIK(Parpol), caleg dan bakal capres/cawapres harus mampu menjelaskan strateginya untuk menarik perhatian pemilih baru dari generasi Z pada pemilu 2024 mendatang.

"Menjelang pemilu ini merupakan momentum masyarakat untuk menilai partai, caleg dan capres mana, yang memiliki akuntabilitas terkait kerja-kerja politiknya untuk rakyat selama ini. Jangan sampai salah pilih, lalu kecewa di kemudian hari," ujar Syafrizal kepadakupasberita.com, Sabtu (29/07/2023).

Mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Dumai inimengatakan, semua partai juga harus mampu mengemas strategi politiknya dengan isu ingkungan, kesehatan, perubahan iklim dan sebagainya, agar dapat dilirik oleh generasi Z atau generasi milenial yang mencapai 60 persen di pemilu 2024 nanti.

"Termasuk menyampaikan mekanisme, akuntabilitas dari partai-partai politik ke publik, sehingga tidak ada partai itu yang ‘siluman’ atau ujuk-ujug hadir sebagai kontestan pemilu," kata Bacaleg DPRD Riau dengan Daerah Pemilihan (Dapil) V, yaitu Dumai, Bengkalis dan Meranti.

Menurut tokoh pers Riau ini, bagi Partai Ummat, karena lahir dan tumbuh seiring dengan semangat reformasi, dan diuntungkan oleh zaman, serta keseriusan para Bacaleg dan perform partai yang sangat bagus.

"Ini menurut kami sendiri, dan tentunya penilaian publik. Tetapi kita punya keyakinan bahwa ada banyak faktor, yang itu tidak semata-mata ditentukan oleh survei. Insya Allah di tahun pertama berkompetisi, Partai Ummat bisa bersaing dengan partai besar lainnya," ujar pemilik koran harian Pesisir Pos dan Poros.com.***

Penulis
: Mustafa Kamal
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html