Bantah Ferdi Mundur di Pilkada Dumai, Edison: Semua Masih Berproses

Administrator Administrator
Bantah Ferdi Mundur di Pilkada Dumai, Edison: Semua Masih Berproses
Edison SH, Wakil Sekretaris DPD Golkar Dumai
Pengurus DPD Golkar Dumai membantah kabar mundurnya Ferdiansyah dari gelanggang suksesi Pilkada Dumai 2024. Saat ini semuanya masih berproses dan mereka optimis Ferdiansyah tetap berlayar bersama H Suparto Wiguno sebagai Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai periode 2024-2029.

WAKIL Sekretaris DPD Golkar Dumai, Edison SH menyampaikan kabar mundurnya Ketua DPD Golkar, Ferdiansyah dari pencalonannya sebagai Walikota Dumai tidak benar. Justru komunikasi di tingkat DPP Partai Golkar sudah semakin mengerucut. Saat ini sejumlah pengurus DPD Golkar Dumai tengah berada di Jakarta.

" Info Ferdiansyah batal maju itu tidak benar. Kita sedang berada di Jakarta dan semuanya tengah berproses di DPP Golkar. Sejauh ini kita sangat optimis sekali," ujar Edison kepada Kupas Media Grup, Rabu (21/08/24) malam tadi.

Lebih lanjut diungkapkan Edison yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD Dumai ini, setelah agenda Rapimnas Golkar konsentrasi kembali menghadapi Pilkada Serentak 2024, termasuk Pilkada Dumai.

" Peluang Ferdiansyah untuk mengantongi dukungan Golkar sangat besar. Selain menjabat sebagai Ketua DPD Dumai, kepemimpinannya juga berhasil menambah perolehan kursi dari 3 menjadi 5 di DPRD Kota Dumai. Ini tentu akan menjadi pertimbangan DPP," ungkap Edison.

Disampaikan Edison, untuk pasangan Ferdiansyah tetap H Suparto Wiguno sesuai B1 KWK Parpol yang sudah diterbitkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dengan dukungan Golkar yang memiliki 5 kursi, maka tambahan 2 kursi PPP cukup untuk syarat mendaftar ke KPUD.

" Pasangannya tetap Pak Parto. 2 pasang atau 3 pasang yang maju, kita tetap bertarung di Pilkada Dumai 2024," tegas Edison.

Sebelumnya diberitakan, dinamika politik jelang pendaftaran bakal calon pasangan walikota dan wakil walikota ke KPUD Dumai tanggal 27-29 Agustus 2024 makin menarik. Salah satu bakal calon walikota, Ferdiansyah yang digadang-gadang menjadi lawan berat petahana informasinya memilih meninggalkan arena. Ketua DPD Golkar Dumai itu dikabarkan batal maju dan mengundurkan diri.

Kabar batal majunya Ferdiansyah di Pilkada Dumai 2024 sudah terdengar sejak beberapa hari belakangan. Malah hal itu sudah menjadi pembahasan di kalangan politisi. Salah satu argumen yang mengemuka karena tak kunjung pastinya dukungan Golkar kepada Ferdi.

Selain itu gagalnya Ferdiansyah mendapatkan dukungan Partai Demokrat juga menjadi salah satu pembahasan. Apalagi sampai sejauh ini, modal perahu yang sudah dikantongi baru 2 kursi milik Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

" Melihat kondisinya, potensi beliau (Ferdiansyah,red) gagal maju sangat besar sekali. Dukungan yang pasti baru PPP dengan 2 kursi. Kalau Golkar berhasil diambil petahana, habis cerita. Kecuali PDIP bisa direbut dari tangan Eddy Yatim-Alaminis," ujar pemerhati politik, Adrian Hadi kepada Kupas Media Grup, Rabu (21/08/24) malam tadi.

Sementara salah seorang petinggi partai di Dumai mengaku pernah memberikan saran agar keinginan Ferdiansyah bertarung di Pilkada Dumai dipertimbangkan ulang. Hal itu pasca munculnya pasangan Eddy Yatim dan Almainis yang diusung Partai Demokrat. Almainis sendiri merupakan kader murni PDIP.

" Saya pernah berdiskusi, dan menyarankan agar mundur saja. Menghadapi petahana dengan majunya 3 pasang calon itu sangat berat. Lebih baik selamatkan saja kursi DPRD dan Ketua DPD Golkar," ujar sumber yang enggan ditulis identitasnya ini.

Kabar terbaru, Ferdiansyah informasinya sudah memutuskan untuk mundur dan batal mencalonkan diri di Pilkada Dumai 2024.

" Info ter update sore ini dari provinsi, Ferdi kabarnya mengundurkan diri," ujar sumber melalui pesan WA ke redaksi Kupas Media Grup.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Dumai, Ferdiansyah yang dihubungi terkait informasi batal maju di Pilkada Dumai 2024 belum berhasil dikonfirmasi dan tidak menjawab panggilan masuk di telpon selulernya.

Pertanyaan yang diajukan dan dikirim melalui aplikasi WA dengan posisi centang dua malam tadi juga belum ada jawaban.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html