Yayasan Inabatul Qur'an Bantu Biaya Pendidikan Anak Korban Kecelakaan di Dumai

Administrator Administrator
Yayasan Inabatul Qur'an Bantu Biaya Pendidikan Anak Korban Kecelakaan di Dumai
Jenazah pasangan suami istri korban kecelakaan maut di Dumai dinaikkan ke Ambulance usai pelaksanaan sholat jenazah.
Yayasan Inabatul Qur'an bakal menanggung biaya pendidikan anak semata wayang pasangan suami istri, Muhammad Taufik Ikhsan dan Sri Handayani yang menjadi korban tabrakan maut di Jalan Jenderal Sudirman Kota Dumai. Semasa hidupnya, Muhammad Taufik Ikhsan pernah menjabat posisi salah satu direktur di yayasan yang saat ini mengelola Sekolah Dasar Qur'an Inanah.

KETUA Yayasan Inabatul Qur'an, Ustad Dinul Farhan saat menyampaikan sambutan pelepasan jenazah mengungkapkan rasa duka mendalam atas kepergian pasangan suami istri yang mengalami kecelakaan, Jumat (10/01/25) malam di Jalan Jenderal Sudirman Kota Dumai.

" Kami merasakan duka mendalam atas berpulangnya almarhum Muhammad Taufik Ikhsan dan istrinya. Almarhum pernah menjadi bagian dari Yayasan Inabatul Qur'an," ujar Ustad Dinul Farhan.

Lebih lanjut disampaikannya, pihak yayasan sudah memutuskan untuk menanggung biaya pendidikan anak almarhum ketika sudah memasuki usia SD nantinya. Saat ini putra almarhum baru sekitar 10 bulan.

" Saat usianya sudah memasuki masa sekolah, Yayasan Inabatul Qur'an akan membantu biaya pendidikannya di SD Qur'an Inanah. Pesan ini sudah kita sampaikan langsung tadi saat pelepasan jenazah," ujar Ustad Dinul Farhan kepada Kupas Media Grup, Sabtu (11/01/25).

Suasana duka sangat terasa saat penyelenggaraan jenazah pasangan suami istri, Muhammad Taufik Ikhsan serta istrinya Sri Handayani yang menjadi korban tabrakan maut di Jalan Jenderal Sudirman Kota Dumai.

Apalagi saat mendengar tangisan putra semata wayang kedua almarhum yang selamat dari kecelakaan. Masyarakat dan warga Jalan Tanjung Jaya Gang Setia Tanjung Palas tempat tinggal almarhum terlihat berbondong-bondong ke rumah duka, Sabtu (11/01/25) tadi pagi.

Dua unit Mobil Ambulance dari Kecamatan Bathin Solopan Kabupaten Bengkalis bergerak beriringan membawa jenazah pasangan suami istri tersebut. Keduanya dimakamkan di TPU Desa Bumbung Kecamatan Bathin Solopan Kabupaten Bengkalis.

Sebelum dibawa ke pemakaman, jenazah di sholatkan di Masjid Al Qiyam Tanjung Palas. Pelaksanaan sholat jenazah ramai diikuti oleh pentakziah yang datang.

Suasana tampak makin haru saat putra semata wayang kedua almarhum yang masih berusia sekitar 10 bulan tampak menangis di gendongan kakeknya. Akibat kecelakaan, tampak ada luka pada bagian kepalanya.

" Usia anaknya sekitar 10 bulan. Saat kecelakaan dia dalam pelukan almarhum ibunya dan selamat dari musibah," ujar warga Gang Satria.

Ditengah para pentakziah juga tampak sejumlah senior Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Diantaranya Fridarson, SH, MH yang menjabat Kadisperindag Dumai dan Ketua Bawaslu Dumai, Agustri, S.H.I, M.E.Sy.

Almarhum Muhammad Taufik Ikhsan semasa hidupnya selain pernah menjabat Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Dumai, juga tercatat sebagai Ketua Panwascam Dumai Timur.

" Selain sebagai adik di HMI, almarhum juga Ketua Panwascam Dumai Timur. Kami segenap keluarga besar Bawaslu Dumai turut berduka cita, semoga almarhum dan istrinya mendapat tempat terbaik disisi Allah," ungkap Agustri, Ketua Bawaslu Dumai saat melayat ke rumah duka, Sabtu (11/01/25).(***)
Penulis
: Adong Sinaga
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html