Tol Pekanbaru-Dumai Kembali Minta Nyawa

Administrator Administrator
Tol Pekanbaru-Dumai Kembali Minta Nyawa
Petugas mengevakuasi korban dan kendaraan yang mengalami kecelakaan di Jalan Tol Permai

Untuk kesekian kalinya terjadi kecelakaan maut di jalur Tol Pekanbaru-Dumai (Permai). Sepanjang tahun 2021, terjadi sebanyak 60 kecelakaan dengan 12 korban meninggal dunia. Selain faktor kelalaian, buruknya kualitas jalan diduga menjadi pemicu kecelakaan.

KASUS Kecelakaan terbaru menimpa 1 unit mobil minibus Toyota Avanza BM 1754 RN yang mengakibatkan pengemudinya, Zulmansyah Putra (22) meninggal dunia, Senin (17/1/2022) sekitar pukul 15.30 WIB di Km 67/900 Jalur A Jalan Tol Pekanbaru – Dumai. Sementara penumpang mobil, Alimujut Harahap (32) mengalami luka-luka ringan.

“ Kecelakaan tersebut mengakibatkan pengemudi mobil minibus Toyota Avanza bernama Zulmansyah Putra (22) meninggal dunia. Sedangkan penumpang bernama Alimujut Harahap (32) mengalami luka ringan,” ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Selasa (18/1/2022).

Infirmasi yang berhasil dihimpun, kendaraan melaju dari arah Pekanbaru menuju Dumai dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di TKP, tepatnya di Jalan tol Pekanbaru - Dumai KM 67/900 Jalur A Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, mobil tersebut mengalami pecah ban depan sebelah kiri sehingga mengalami hilang kendali.

“ Setelah pecah ban dan hilang kendali, lalu terseret menabrak gadril jalan tol sebelah kiri dan menabrak pembatas jalan tol sebelah kanan tol Pekanbaru - Dumai KM 67/900 jalur A Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis," jelasnya.

Pada sisi lain, Branch Manager Ruas Tol Pekanbaru-Dumai, Indrayana kepada cakaplah.com, Selasa (18/1/2022) menjelaskan kecelakaan yang terjadi sepanjang tahun 2021 sebanyak 60 kejadian dan 12 orang meninggal dunia.

“ Dari 60 kejadian di jalan tol Permai, disebabkan kecelakaan tunggal dan tabrak belakang. Penyebab kejadian fifty-fifty, 50 persen karena tabrak belakang dan 50 persen kecelakaan tunggal. Namun di akhir tahun sampai saat ini, kecelakaan paling banyak kecelakaan tunggal, itu persentase 70 persen," terangnya.

Pihaknya mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berkendara dengan kecepatan minimum dan maksimum sesuai yang dipersyaratkan, dan tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.

“ Kemudian beristirahat apabila merasa mengantuk di Rest Area terdekat, serta untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dimanapun berada. Apabila pengguna jalan tol mengalami atau melihat tindak kejahatan yang ada di jalan tol maupun rest area, agar segera melapor ke Call Centre," tukasnya.**


Penulis
: Administrator
Editor
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html