Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Harapan di Tengah Puing Gempa NTT

Administrator Administrator
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Harapan di Tengah Puing Gempa NTT
Senyum korban gempa di NTT kembali merekah pasca kedatangan Tim Relawan dan Tim Medis dari PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai.
Gempa bermagnitudo 7.7 yang menghantam Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pukul 06.00 WITA pekan kedua Agustus 2026 lalu, mungkin berjarak 1.800 kilometer dari Dumai. Tapi rasa peduli ternyata tidak mengenal jarak. Di tengah duka, PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai datang membawa harapan pada tanggal 9 September 2026 lalu. Datang bukan dengan alat berat. Tapi melalui sentuhan kemanusiaan paling mendasar berupa layanan kesehatan dan makanan untuk anak-anak.

SUASANA Di Dusun Waso, Desa Satarkampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur masih diwarnai gempa susulan yang terus mengguncang. Rumah-rumah retak, infrastruktur rusak, dan ratusan warga masih bertahan di tenda-tenda pengungsian yang pengap serta akses kesehatan yang nyaris terputus.

Di tengah kondisi tersebut, Tim Relawan dan Tim Medis dari PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai yang berkolaborasi dengan Rumah Zakat berupaya menembus akses sulit menuju Dusun Waso. Kedatangan mereka disambut isak haru dan antusias warga.

Bayangkan, berminggu-minggu setelah gempa, para lansia harus menahan nyeri sendi di tenda. Anak-anak batuk-pilek karena debu puing, dan balita kekurangan asupan. Fasilitas kesehatan terdekat rusak dan jauh.

Tim medis Pertamina langsung membuka layanan kesehatan darurat. Hasilnya, sebanyak 97 jiwa berhasil dilayani. Bukan orang dewasa yang kuat saja, tapi kelompok yang paling rentan dan sering terlewat dalam bencana, yakni lansia, anak-anak, dan balita.

Seorang ibu menggendong balitanya yang demam berhari-hari, akhirnya bisa diperiksa dokter. Seorang nenek yang kakinya bengkak karena tertimpa reruntuhan, akhirnya mendapat obat.

Di saat yang sama, sebanyak 451 paket makanan khusus anak-anak dan bayi juga dibagikan. Bukan sembako biasa, tapi makanan bergizi yang memang dirancang untuk menyelamatkan tumbuh kembang mereka di masa tanggap darurat.

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum menyampaikan kalimat yang menunjukkan bahwa perusahaan energi ini punya hati yang besar.

" Meski berada jauh dari wilayah operasional Kilang Dumai, kami turut merasakan duka atas kondisi yang saat ini dihadapi masyarakat NTT. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban korban gempa. Kami juga mendoakan agar seluruh masyarakat NTT diberikan kekuatan serta semangat dalam pemulihan pascabencana untuk bisa bangkit kembali menjalani kehidupan seperti sedia kala," ujar Muhammad Rum, Selasa (22/09/26).

Ia menegaskan, bantuan makanan itu memang sengaja difokuskan untuk anak dan bayi. Bantuan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan asupan anak-anak dan bayi yang terdampak gempa. Sekaligus meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi pascabencana.

Gufron, perwakilan warga Dusun Waso dengan suara bergetar menahan haru menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Rumah Zakat.

Bantuan layanan kesehatan dan makanan untuk anak-anak itu sangat berarti bagi mereka di tengah kondisi yang masih serba terbatas pasca gempa.

" Terima kasih Kilang Pertamina Dumai. Dari Dumai, energimu telah sampai ke NTT. Bukan dalam bentuk BBM, tapi dalam bentuk harapan hidup. Semoga kebaikan seluruh pihak dibalas dan program ini membawa berkah bagi kita semua," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html