Tokoh Masyarakat Riau, H Herman Abdullah Berpulang ke Rahmatullah

Administrator Administrator
Tokoh Masyarakat Riau, H Herman Abdullah Berpulang ke Rahmatullah
H Herman Abdullah
Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Kalimat duka itu menyebar cepat melalui media sosial. H Herman Abdullah, tokoh masyarakat Riau yang pernah menjabat 2 periode sebagai Walikota Pekanbaru meninggal dunia, Ahad (27/02/22) sekitar pukul 20.15 WIB tadi malam.

KEPERGIAN Almarhum dalam usia 70 tahun itu meninggalkan rasa duka mendalam. Kendati kondisinya kesehatannya sudah bermasalah sejak beberapa waktu belakangan ini, namun kabar duka itu tidak mengurangi rasa keterkejutan banyak orang.

" Apa benar Pak Herman Abdullah meninggal dunia. Coba pastikan lagi kabar itu," ujar salah seorang wartawan di Dumai.

Kabar meninggalnya Herman Abdullah ini viral di pesan berantai WhatsApp. “ Innalillahi wa innailaihi roji'uun. Telah berpulang ke rahmatullah orang tua kita Drs. H. Herman Abdullah, MM. Semoga semua amalannya diterima Allah SWT dan dosa-dosanya diampuni Allah SWT, aamiin,” ujar salah seorang PNS di lingkungan Pemko Pekanbaru, Mawardi saat memberikan pesan di Grup WhatsApp.

Sementara mantan ajudan Herman Abdullah semasa menjabat Walikota Pekanbaru, Tri Sepna Saputra membenarkan kabar meninggalnya Herman Abdulllah.

“ Iya. Beliau meninggal dunia di RS Awal Bros. Saya sekarang menuju ke RS Awal Bros,” singkatnya.

Di tempat terpisah, Chairani yang merupakan keponakan Herman Abdullah juga memberikan informasi yang sama.

“Iya. Beliau telah mendahului kita semua. Kami dari keluarga besar minta dan mohon doa yah,” pungkasnya.

Pesan Whatsapp juga dikirim dr Irvan Herman yang mengabarkan ayahandanya wafat sekitar pukul 20.00 WIB tadi.

"Innalillahi Wa’innailaihi Rojiun,. telah berpulang kerahmatullah orang tua dari kami Drs H Herman Abdullah MM (Walikota Pekanbaru 2001-2011) pada hari Sabtu, 27 Februari 2022 pada pukul 20.00 Wib di Rs Awal Bros Pekanbaru. Mohon maaf apabila selama hidupnya beliau ada kesalahan baik yang sengaja maupun tidak sengaja dan mohon doanya agar org tua kami mendapat tempat di sisi Allah SWT," tulis Irvan.

Herman Abdullah lahir 18 Juli 1950 dari pasangan Buya Abdullah Hasan seorang ulama asal Pangkalan Koto Baru, dan ibu dari Air Tiris, Kampar. Semasa hidupnya Herman Abdullah dikenal sebagai seorang mantan birokrat sekaligus politikus senior di Partai Golkar.

Dua periode menjabat sebagai Walikota Pekanbaru yakni 2001-2006 dan 2006-2011, ibukota Provinsi Riau ini berkembang pesat. Pekanbaru semakin ramai dan banyak pembangunan. Namun yang paling diingat masyarakat adalah kota ini menjadi peraih Adipura, yang merupakan penghargaan sebagai kota terbersih. Bahkan penghargaan tersebut diraih 7 kali berturut-turut. Sebelum menjadi Walikota, Herman Abdullah pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru.*
Penulis
: Administrator
Editor
: Faisal Sikumbang
Sumber
: Cakaplah.Com
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html