Pertamina RU II Dumai Meledak

Titik Api Sudah Berhasil Dipadamkan

Administrator Administrator
Titik Api Sudah Berhasil Dipadamkan
Aparat melakukan pengamanan di pintu gerbang Pertamina RU II Dumai
AREA Manager Kilang RU II Dumai memastikan bahwa titik ledakan sudah dikuasai dan api sudah berhasil dipadamkan. Pihaknya berharap masyarakat bisa tenang dan tidak lagi berkerumun.

" Titik api sudah berhasil dipadamkan. Kita minta warga bisa tenang. Pertamina akan bertanggungjawab terhadap dampak ledakan. Kami mohon kerjasamanya untuk memberikan waktu kepada kami," ujar Area Manager Kilang RU II Dumai.

Lebih lanjut didampaikannya, Pertamina bersama pemerintah daerah dan aparat akan melakukan pendataan.

" Kita akan langsung turun malam ini untuk melakukan pendataan," tegasnya.

Sebelumnya Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS turun langsung ke lokasi kilang Pertamina RU II Dumai untuk menenangkan massa. Kedatangan walikota mendapat sambutan antusias. Warga mengerubunginya dan menyampaikan keluh kesah mereka pasca meledaknya kilang pertamina.

Bersama Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS tampak Dandim 0320/Dumai, Letkol Arh Hermansyah Tarigan dan Kasatpol PP Dumai, Yudha Pratama.

" Mohon semuanya bersabar, karena saat ini sedang dilakukan penanganan," ujar Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS.

Ledakan dahsyat terdengar dari areal kilang Pertamina RU II Dumai. Bunyinya terdengar hingga radius 5 kilometer dan membuat getaran kuat. Hingga kini aparat masih melakukan pengamanan di areal kilang, Sabtu (01/04/23) sekitar pukul 23.00 WIB.

Masyarakat Dumai dikagetkan oleh bunyi ledakan dahsyat yang dibarengi getaran kuat. Ledakan tersebut akibat meledaknya HCU Compressor C2 yang berada di depan parkiran mobil pemadam kebakaran RU II Pertamina.

Informasi yang dihimpun di lapangan, ledakan itu juga mengakibatkan kerusakan rumah warga. Ada yang retak dan kacanya pecah. Warga juga banyak yang merasa trauma. Mereka khawatir terjadinya ledakan susulan yang bisa berdampak lebih buruk.

Dandim 0320/Dumai, Letkol Arh Hermansyah Tarigan terlihat berada di lokasi menenangkan warga yang berusaha masuk lokasi kilang. Kedatangan warga untuk menuntut tanggungjawab pihak pertamina.

Kendati sudah diupayakan melalui jalur komunikasi, namun warga tetap ngotot ingin masuk. Hingga kini kumpulan massa masih menyemut di pintu gerbang kilang pertamina.

Pada sisi lain, ambulance tampak lalulalang. Diduga terdapat korban akibat ledakan tersebut. Namun hingga kini belum diperoleh informasi serta data-data pasti.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html