Tiga Ditangkap dalam Bentrokan Kelompok Tani dengan Pekerja PT BRJ Kuansing

Administrator Administrator
Tiga Ditangkap dalam Bentrokan Kelompok Tani dengan Pekerja PT BRJ Kuansing

Tiga orang ditangkap dalam kasus bentrokan Kelompok Tani Maju Sejahtera dengan pekerja PT Barito Riau Jaya (BRJ), Jumat yang lalu, (21/10/2022) di Desa Muara Langsat, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuansing.

DISAMPAIKAN Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata SIK MSi didampingi Kasat Reskrim AKP Linter Sihaloho SH dan Kasi Humas AKP Tapip Usman SH dalam konfrensi pers, Senin (24/10/2022) di Mapolres Kuansing, tiga yang diamankan ini terdiri dari satu pekerja BRJ dan dua dari kelompok tani Maju Sejahtera.

"Jadi ada tiga orang yang kita amankan. Satu dari perusahaan dan dua dari kelompok tani," kata Kapolres.

Dari bentrokan ini, sejumlah benda tajam yang digunakan sebagai senjata diamankan. Diantaranya, senjata api softgun, kampak dan beberapa golok ikut diamankan. P

Bentrokan ini, dipicu saling klaim lahan perkebunan sawit seluas 500 hektar. Kelompok tani mengklaim, lahan itu milik mereka yang sudah lama mereka garap. Sementara PT BRJ mengkalim lahan mereka.

"Dan sebetulnya, sudah dilakukan upaya mediasi antara kedua belah pihak oleh kecamatan dan Polsek. Kita minta kedu belah pihak saling menahan diri," ujar Kapolres Rendra. Sementara Kasat Reskrim AKP Linter Sihaloho SH menambahkan, Jumat tanggal 21 Oktober 2022 sekira jam 08.00 WIB, pekerja PT BRJ inisial A sedang melakukan patroli di lahan yang bersengketa antara PT BRJ dengan kelompok tani.

Pada saat patroli ditemukan, sekitar puluhan warga dati kelompok tani sedang melakukan pemanenan kelapa sawit di lahan tersebut. A, melarang mereka untuk melakukan pemanenan namun kelompok tani tidak terima karena menurut mereka PT BRJ tidak memenuhi kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya, dimana pihak PT BRJ hanya melarang kelompok tani, sedangkan mereka tetap memanen buah sawit sehingga keributan yang mengakibatkan A mengalami luka di bagian kepala akibat dipukul warga.

Kemudian A, lari ke barak pekerja PT. BRJ di Desa Sako Marga Sari, Kecamatan Logas Tanah Darat dan diikuti oleh kelompok tani maju sejahtera sampai ke barak. Sempat terjadi negosiasi antara pekerja PT BRJ dengan kelompok tani. Pada saat sedang terjadi negosiasi kelompok masyarakat yang berada sekitar 100 meter dari lokasi negosiasi melakukan pengrusakan terhadap barak sehingga memicu terjadinya bentrok yang mengakibatkan korban.

"Ada enam orang luka-luka. Empat dari perusahaan dan dua kelompok tani," ujarnya.(*)

Penulis
: ridha
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html