Sidak Disperindag Meranti Temukan Bakso Diduga Bercampur Daging Babi

Administrator Administrator
Sidak Disperindag Meranti Temukan Bakso Diduga Bercampur Daging Babi
Disperindag dan Satpol PP Meranti memeriksa daging kemasan yang diduga bercampur daging sapi dengan daging babi hutan atau celeng.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kepulauan Meranti menemukan bakso yang diduga menggunakan daging babi hutan (celeng) di salah satu rumah warga berinisial AB di Gang Air Merah, Jalan Inpres, Kelurahan Selat Panjang Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.

DI dalam rumah ini juga ditemukan daging celeng dalam kemasan. Dikatakan Kadisperindag Kepulauan Meranti Marwan, razia ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat adanya daging sapi mengandung daging babi yang beredar di tengah-tengah masyarakat.

Marwan menjelaskan, sidak ini juga sesuai instruksi Bupati Kepulauan Meranti Adil tanggal 17 Maret lalu setelah mendengar informasi yang beredar ditengah-tengah masyarakat.

Hasil pengecekan, Marwan mengaku bahwa bakso mengandung babi itu tidak terdaftar di dalam dokumen karantina, dan datanya juga tak sesuai dengan data yang tercatat oleh bea cukai.

"Kami telah melakukan sidak dan memang barang makanan tersebut tidak layak edar alias ilegal," jelas Marwan dikutip dari Mediacenterriau..

Meski begitu, Marwan mengaku pihaknya tidak bisa langsung memutuskan kandungan babi dalam bahan makanan tersebut.

"Kasus ini ditangani Instansi lain (bea cukai, red), sehingga secara aturan kita tidak bisa mencampuri itu," ucap Marwan.

Menurut Marwan, memang penanganan hasil sidak ini merupakan kewenangan dari Balai Karantina dan Bea Cukai.

"Bakso, nugget dan produk makanan ini berasal dari Negara Malaysia, yang tidak lengkap Dokumen dan tidak adanya izin Edar dari BPOM," ulas Marwan.

Karena itu, untuk menjawab keluhan masyarakat. Pihaknya berharap temuan diduga daging celeng ini segera diselesaikan.

"Karena kewenangan penanganannya ada di pihak karantina dan bea cukai, kita berharap bisa cepat terselesaikan," kata Marwan.(*)

Penulis
: ridha
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html