Satu Keluarga Nyaris Tewas Keracunan AC di Tol Permai

Administrator Administrator
Satu Keluarga Nyaris Tewas Keracunan AC di Tol Permai

Saat melaju di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, satu keluarga nyaris tewas karena keracunan pendingin udara atau air conditioner (AC) di dalam mobil.

SUPIR yang merasa ada gejala-gejala lain, langsung menepikan mobil ini di jalur darurat. Saat seluruh penumpang keluar dari mobil yang berjumlah lima orang, dalam keadaan sempoyongan.

Kondisi penumpang mobil yang berada di terlihat lemas dengan posisi mobil terparkir di lajur kiri tersebut, beredar dalam video berdurasi 5 menit lima detik.

Saat dikonfirmasi kepada Branch Manager Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), Indrayana, membenarkan. Menurutnya, kejadian itu diketahui oleh petugas tim Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Permai.

"Ya benar, di dalam mobil itu semua satu keluarga," kata Indrayana.

Peristiwa itu terjadi pada pukul 17.45 WIB, Sabtu (2/7/22). Tepatnya di kilometer 40 dari arah Pekanbaru menuju Dumai. Petugas yang mendapati kejadian tersebut, langsung memberikan pertolongan pertama sambil meminta keterangan awal, kepada penumpang.

"Dari informasi awal saat itu diduga karena keracunan ac. Petugas juga mengecek kondisi dalam mobil dan memang bau agak menyengat," ungkap Indrayana.

Tidak lama kemudian, petugas memberikan laporan ke PT HK selaku otoritas pengelola tol Permai. Sementara seluruh penumpang mobil dibawa ke klinik terdekat yang ada di daerah Kandis untuk diberi perawatan.

"Beruntung tidak ada korban, seluruh penumpang juga sudah diberi perawatan di klinik terdekat yang ada di Kandis," ujar Indrayana.

Pada kesempatan ini, Branch Manager Tol Permai menyampaikan kepada seluruh pengguna jalan tol Permai agar selalu memperhatikan kondisi fisik khususnya sopir mau pun mobil.

Dijelaskan dia, tidak saja masalah ban yang menjadi salah satu penyebab kecelakaan. Tapi juga komponen lainnya yang mestinya dalam keadaan layak jalan.

Perlunya memastikan hal-hal demikian untuk memastikan keselamatan selama melewati jalan bebas hambatan sepanjang 131 kilometer tersebut.(*)

Penulis
: ridha
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html