Penjaga Kebun Sawit Tewas Dianiaya Sekelompok Ninja Sawit

Administrator Administrator
Penjaga Kebun Sawit Tewas Dianiaya Sekelompok Ninja Sawit
ilustrasi

Saat berusaha mengamankan buah sawit yang ada dalam kebun sawit yang dijaganya. Dedi Syahputra (30) tewas dianiaya sekelompok ninja sawit. Dadanya ditembak dengan senapan angin.

TIDAK hanya Dedi yang menjadi korban kebiadaban para pencuri sawit ini. Istrinya yang bernama Purnama turut menjadi korban penganiayaan. Peristiwa ini diduga terjadi pada pukul 20.30 WIB, Rabu malam (1/6/2022) yang lalu di Desa Perhentian Raja, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar.

Dedi Syahputra dan Purnama selama ini menjadi penjaga kebun sawit milik Jeremmy Ginting, yang tinggal di Pekanbaru. Jeremmy lah kemudian melaporkan kasus pembunuhan terhadap karyawannya ini ke Polres Kampar.

Dari kasus ini berhasil diamankan barang bukti berupa sehelai baju lengan pendek, sehelai celana pendek bewarna silver kombinasi warna biru dan hitam, sehelai celana dalam bewarna merah, sehelai baju bewarna merah dan satu butir proyektil timah senapan angin.

Dikutip dari riaupos.co, awal mula kejadian naas ini ketika korban video call kepada Jeremy (pelapor), melaporkan adanya buah kelapa sawit berserakan di parit pinggir kebun. Lalu pelapor mengatakan, "Ya, udah amankan dulu," ujar Jeremy. Lalu korban mengatakan, " Siap Dek."

Selanjutnya sekirtar pukul 20.42 WIB, istri korban Purnama menelepon pelapor sambil nangis dan meminta tolong bahwa suaminya (korban) sudah dianiaya. Kemudian sekitar pukul 20.46 WIB, istri korban kembali menelepon pelapor mengatakan Dedi sudah tidak sadarkan diri.

Selanjutnya pelapor menelepon Anto agar cek dan membantu ke lokasi. Setelah itu, sekitar pukul 21.30 WIB, Anto menelepon pelapor mengatakan bahwa korban sudah di Rumah Sakit Pelita Lubuk Sakat.

Pelapor langsung ke RS untuk melihat kondisi korban. Di mana saat itu korban sudah meninggal dan ada lobang di dada seperti bekas tembakan. Dari keterangan istri korban Purnama mengatakan bahwa korban ditembak pelaku dengan senapan angin dan dipukul dengan tonjok oleh dua pelaku.

Dan pelaku juga memukul Purnama untuk merampas HP-nya yang berakibat tangannya luka memar. Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK MH melalui Plh Kapolsek Perhentian Raja Iptu Rusman membenarkan kejadian ini.

"Kini kami dalam melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Pelaku diperkirakan lebih dari satu orang. Untuk korban sudah dilakukan autopsi dan juga sudah kami serahkan ke pihak keluarganya," ujarnya.(*)

Penulis
: ridha
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html