Pasokan Air PDAM Dumai Sudah 2 Hari Mati, Petugas Berjibaku Lakukan Perbaikan

Administrator Administrator
Pasokan Air PDAM Dumai Sudah 2 Hari Mati, Petugas Berjibaku Lakukan Perbaikan
Petugas PDAM Dumai masih melakukan perbaikan di titik kebocoran pipa induk simpang empat kelakap tujuh, Ahad (08/02/26).
Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dumai Bersemai menjerit. Sejak dua hari belakangan ini pasokan air tak lagi mengalir ke rumah pelanggan. Hal ini dipicu kebocoran dan pecahnya pipa induk utama yang berada di Jalan Kelakap 7 atau simpang empat terminal AKAP. Hingga sore ini petugas yang melakukan perbaikan masih berjibaku di lapangan, Ahad (08/02/26) pukul 18.30 WIB.

PDAM Tirta Dumai Bersemai sudah hampir dua hari dua malam berupaya memperbaiki kebocoran pipa agar air bisa kembali mengalir ke rumah pelanggan. Kerja keras yang dilakukan itu bagian dari komitmen agar kebutuhan pelanggan bisa segera dipenuhi.

Tadi pagi, sebagian petugas masih bekerja. Sementara sebagian lainnya "terkapar" di pelantaran warung akibat kelelahan bekerja sejak tadi malam. Upaya perbaikan yang dilakukan sempat menghadapi kendala. Pasalnya, alat pemanas untuk penyambungan pipa mengalami kerusakan.

" Kami mengalami kendala teknisi, dimana alat pengerjaan perbaikan titik kebocoran mengalami kerusakan. Kami sedang berupaya memperbaiki alat tersebut," ujar petugas di lapangan menjelang siang, Ahad (08/02/26) tadi.

Pihak PDAM juga menyampaikan kepada pelanggan agar untuk sementara waktu mencari sumber air dari tempat lain dahulu. Pasalnya estimasi waktu yang dibutuhkan belum bisa dipastikan.

" Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya. Dengan berat hati kami menghimbau kepada seluruh pelanggan PDAM agar untuk sementara waktu mencari alternatif sumber air terlebih dahulu," ujarnya.

Perbaikan Sudah 85 Persen

Menjelang maghrib tadi, kabar lumayan menggembirakan disampaikan oleh pihak PDAM Dumai. Progres perbaikan yang dilakukan sudah mencapai 85 persen. Diharapkan bisa segera tuntas agar pendistribusian air ke rumah-rumah pelanggan bisa kembali dilakukan.

" Saat ini insya Allah pekerjaan perbaikan kebocoran sudah dalam progres 85 persen dan sedang tahap penguncian akhir serta akan dilakukan uji coba gelontor air," ujar M Panji Triatmaja kepada Kupas Media Grup.

Lebih lanjut disampaikannya, sebelum nantinya dilakukan pendistribusian air, terlebih dahulu dilaksanakan Flushing atau pembersihan pipa.

" Untuk itu kami harap para pelanggan agar memastikan katup merah di meteran dalam kondisi tertutup sampai ada informasi lanjutan terkait selesainya flushing atau pembersihan pipa tersebut," papar M Panji Triatmaja.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html