Pasca Ledakan di Kilang RU II Dumai

Masyarakat Trauma, Dipastikan 5 Karyawan Pertamina Jadi Korban

Administrator Administrator
Masyarakat Trauma, Dipastikan 5 Karyawan Pertamina Jadi Korban
Situasi sudah terkendali pasca ledakan di Kilang Pertamina RU II Dumai. Walikota bersama Dandim dan Kapolres berhasil menenangkan massa.
Ledakan yang terjadi di Kilang Pertamina RU II Dumai menyisakan trauma bagi masyarakat. Terutama yang bermukim di sekitaran wilayah kilang. Selain itu 5 orang karyawan dipastikan menjadi korban dan sedang menjalani perawatan medis hingga, Minggu (02/04/23) dinihari ini.

AREA Manager Comm Rel & CSR Pertamina Dumai, Agustiawan melalui rilisnya menjelaskan bahwa Tim Keadaan Darurat telah berhasil mengatasi ledakan dan flash Area Make Up Gas Compressor HCU-211. Tim sudah melakukan pemadaman dan pengamanan area Unibon 211 dan 212 dan api sudah dipadamkan.

Saat ini operasional kilang di unit terdampak dihentikan sementara guna memastikan keamanan di lokasi. Sementara unit lain tetap beroperasi normal.

Dijelaskan bahwa Unit 211 dan 212: Normal Shutdown. Sedangkan Unit H2 Plant 701 dan 702 : Normal Shutdown. Untuk Unit lainya : Normal Operasi

Penyebab kejadian masih belum diketahui. Terdapat 5 orang yang terdampak di ruang operator dan saat ini telah dibawa ke RS Pertamina Dumai (RSPD) untuk memperoleh perawatan terbaik. Kondisi pekerja terdampak saat ini stabil.

Pertamina Kilang Dumai juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan agar masyarakat di sekitar kilang tidak terdampak oleh kejadian ini.

Pihak Pertamina sebelumnya dihadapan masyarakat berjanji akan bertanggungjawab penuh terhadap kerugian akibat dampak ledakan yang dialami masyarakat. Terutama bangunan yang mengalami kerusakan.

" Titik api sudah berhasil dipadamkan. Kita minta warga bisa tenang. Pertamina akan bertanggungjawab terhadap dampak ledakan. Kami mohon kerjasamanya untuk memberikan waktu kepada kami," ujar Area Manager Kilang RU II Dumai.

Lebih lanjut didampaikannya, Pertamina bersama pemerintah daerah dan aparat akan melakukan pendataan.

" Kita akan langsung turun malam ini untuk melakukan pendataan," tegasnya.

Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS juga turun langsung ke lokasi kilang Pertamina RU II Dumai untuk menenangkan massa. Kedatangan walikota mendapat sambutan antusias. Warga mengerubunginya dan menyampaikan keluh kesah mereka pasca meledaknya kilang pertamina.

Bersama Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS tampak Dandim 0320/Dumai, Letkol Arh Hermansyah Tarigan dan Kasatpol PP Dumai, Yudha Pratama.

" Mohon semuanya bersabar, karena saat ini sedang dilakukan penanganan," ujar Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS.

Ledakan dahsyat yang terjadi areal kilang Pertamina RU II Dumai terdengar hingga radius 5 kilometer lebih dan membuat getaran kuat. Bahkan kabarnya bunyi dentuman juga terdengar hingga Pulau Rupat. Aparat tampak melakukan pengamanan di areal kilang, Sabtu (01/04/23) sekitar pukul 23.00 WIB.

Dandim 0320/Dumai, Letkol Arh Hermansyah Tarigan juga terlihat berada di lokasi menenangkan warga yang berusaha masuk lokasi kilang. Kedatangan warga untuk menuntut tanggungjawab pihak pertamina.

Kendati sudah diupayakan melalui jalur komunikasi, namun warga tetap ngotot ingin masuk. Namun setelah ditenangkan oleh Walikota Dumai H Paisal bersama Dandim 0320 Letkol Arh Hermansyah Tarigan serta Kapolres AKBP Nurhadi Ismanto, kumpulan massa akhirnya berangsur-angsur membubarkan diri.(***)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html