Kosmetik dan Makanan Ilegal Senilai Rp 1,6 M Dimusnahkan BPOM Pekanbaru

Administrator Administrator
Kosmetik dan Makanan Ilegal Senilai Rp 1,6 M Dimusnahkan BPOM Pekanbaru

Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru memusnahkan obat dan makanan serta kosmetik senilai Rp1,6 milliar di halaman Kantor BPOM Pekanbaru

KEPALA BPOM Pekanbaru, Yosef Dwi Irwan mengatakan, produk-produk yang dimusnahkan merupakan hasil kegiatan penindakan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BBPOM di Pekanbaru dari tahun 2021 sampai tahun ini.

“D isini awalnya yang kita musnahkan merupakan simbolis. Sedangkan seluruh batang buktinya dilakukan melalui jasa pihak ketiga untuk memastikan pemusnahan tidak mencemari lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya Kepala BPOM Pekanbaru.

Yosef menguraikan, barang-barang ilegal yang dimusnahkan berupa obat tanpa izin edar, kosmetik tanpa izin edar, obat tradisional tanpa izin edar, pangan tanpa izin edar, dan obat keras.

“Totalnya sebanyak 1.394 item, sejumlah 187.499 pcs dengan nilai ekonomi sebesar 1,6 miliar,” jelas Kepala BPOM.

Yosef menambahkan, untuk kelayakan obat dan makanan memiliki peranan yang strategis di bidang kesehatan, ekonomi, ketahanan nasional dan daya saing bangsa.

Karenanya ketersediaan obat dan makanan yang aman, bermutu dan berkhasiat / bermanfaat harus diwujudkan sebagai bagian pemenuhan hak asasi sesuai amanah pancasila dan UUD 1945.

“Badan POM sebagai otoritas pengawas obat dan makanan selalu berkomitmen penuh guna memastikan pemenuhan persyaratan mutu, keamanan dan khasiat / manfaat Obat dan Makanan yang beredar. Tentunya Badan POM tidak bisa bekerja sendiri , dibutuhkan dukungan dan peran aktif dari seluruh pemangku kepentingan / stakeholder,” sebut Yosef.

“Mengantisipasinya, kami memerlukan partisipasi, kerjasama dan dukungan semua pihak yang terkait dari seluruh stakeholder (pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, akademisi dan media) menjadi poin penting guna mengatasi kendala keterbatasan SDM, anggaran ataupun sarana prasarana sehingga terwujud pengawasan Obat dan Makanan yang paripurna,” kata Yosef.(*)

Penulis
: Ridha
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html