Kepala Bayi Putus Saat Proses Persalinan di Puskesmas Tembilahan

Administrator Administrator
Kepala Bayi Putus Saat Proses Persalinan di Puskesmas Tembilahan
Ilustrasi

Kejadian tragis menimpa bayi dari pasangan Khaidir dan Nova Hidayati. Buah hati mereka lahir dalam kondisi tubuh mengenaskan. Badannya berhasil ditarik keluar, sementara kepalanya tertinggal di dalam rahim. Terputusnya kepala dan badan itu terjadi saat proses persalinan di Puskesmas Gajah Mada Tembilan Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Jumat (26/08/22).

PENGACARA Hendri Irawan yang mendampingi pasangan Khaidir dan Nova Hidayati menjelaskan saat dibawa ke Puskesmas kandungan sudah dalam kondisi pecah ketuban. Suami Nova ketika itu meminta ambulance karena untuk dibawa ke RSUD mesti mendapatkan rujukan dari Puskesmas. Namun saat berada di Puskesmas, tenaga medis yang ada langsung mengambil tindakan.

" Di Puskesmas itu posisinya pantat bayi sudah keluar. Tetapi harusnya tidak boleh ditangani karena kapasitas Bu Bidan itu bukan menangani bayi sungsang, bayi ini memang sungsang posisinya," kata Hendri Irawan, Kamis (01/09/22).

Hendri dikutip dari detik.com mengatakan semestinya proses persalinan segera di rujuk dari Puskesmas Gajah Mada ke RSUD Puri Husada yang jaraknya hanya sekitar 3 kilometer.

“ Ada tiga bidan menangani. Makanya heran juga kenapa ditangani, padahal Puskesmas ke RSUD itu sekitar 5 menit jalan kaki, tidak sampai 3 km kalau itu dirujuk sebenarnya. Mereka bilang ini panggilan kemanusiaan. Tapi saya bilang kondisi ini salah, kalau ini keluar tanpa ada cacat ya tak masalah. Ini sampai bayinya putus kepala,” papar Hendri Irawan.

Melihat bayinya dalam kondisi kepala terputus, Khaidir langsung syok. Sementara bidan yang menangani kemudian memutuskan merujuk istrinya ke RSUD Puri Husada dengan kondisi kepala bayi tertinggal di dalam rahim. Kepala bayi baru bisa dikeluarkan setelah ditangani dokter spesialis di RSUD Puri Husada.

Terkait hal itu, pihak keluarga masih berdiskusi untuk menggugat pihak Puskesmas Gajah Mada. Hanya saja Khaidir mengaku belum ada melaporkan kasus tersebut ke kepolisian.

“ Benar (soal insiden kepala bayinya putus). Belum ada lapor," ujar Khaidir saat dimintai konfirmasi, Rabu (31/08/22).

Kepala Puskesmas Gajah Mada, Marlina juga tidak membantah insiden putusnya kepala bayi saat proses persalinan itu. Bahkan menurutnya tim ahli sudah turun untuk memastikan atas insiden persalinan tersebut.

“ Saya belum bisa cerita banyak karena tim audit dan tim ahli sudah turun. Ya kita tunggu dari ahli AMP atau audit maternal perinatal dulu selesai kerja," kata Marlina.**





Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html