Hj Netty Mindrayani Terpilih Aklamasi Pimpin JMSI Kampar

Administrator Administrator
Hj Netty Mindrayani Terpilih Aklamasi Pimpin JMSI Kampar
Cafe Arah Atas, Bangkinang berubah menjadi panggung sejarah. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Kampar melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) I untuk ekosistem pers yang lebih profesional di Kampar. Hasilnya sangat elegan dan penuh kekeluargaan. Hj. Netty Mindrayani, S.Sos., M.Si. terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Cabang JMSI Kabupaten Kampar, Selasa (29/09/26).

AKLAMASI. Tidak ada voting yang memecah. Tidak ada kubu-kubuan. Semua perusahaan pers yang hadir sepakat satu suara, Hj Netty dinilai sebagai sosok yang tepat memimpin JMSI Kampar. Ini adalah cerminan kematangan organisasi, dan kepercayaan penuh kepada sang ketua terpilih.

Muscab I JMSI Kampar dihadiri dan dibuka oleh Satria Utama Batubara, Wakil Ketua Bidang Jurnalisme Berkualitas JMSI Pusat. Kehadiran pusat di Bangkinang adalah sinyal kuat bahwa JMSI Pusat sangat serius membesarkan JMSI di daerah.

Hadir pula jajaran elit JMSI Riau, masing-masingnya Sekretaris JMSI Riau Alzam Deri, Ketua OKK JMSI Riau Ridho M Hathzil, Wakil Sekretaris JMSI Riau Harismanto Jambak, Wakil Bidang Pelatihan JMSI Riau Akhir Yani, SE dan H.Juswari Umar Said.

Dalam proses pemilihan ketua, sidang dipimpin oleh Ridho M Hathzil selaku Ketua OKK JMSI Riau, didampingi Harismanto Jambak dan Hasbirullah dari JMSI Kampar. Prosesnya demokratis, tertib, dan sesuai AD/ART organisasi perusahaan pers.

Satria Utama Batubara dalam sambutannya memberikan pencerahan yang membangun citra positif JMSI sebagai organisasi masa depan.

Ia menegaskan, JMSI merupakan wadah berkumpulnya perusahaan pers. Karena itu, keberadaan organisasi harus mampu memberikan ruang bagi perusahaan pers untuk berkembang dan menghadapi tantangan industri media yang semakin dinamis.

Menurutnya, organisasi tidak dapat hanya digerakkan oleh satu orang, melainkan membutuhkan kerja bersama dan kekuatan tim.

"Organisasi harus digerakkan oleh super tim. Tidak bisa digerakkan oleh satu orang," ujarnya.

Kalimat itu menjadi kunci citra positif JMSI Riau dan JMSI Kampar. JMSI bukan organisasi milik ketua. JMSI adalah super tim perusahaan pers.

Ia juga menyoroti tantangan bisnis media digital yang semakin kompleks di era sekarang. Untuk itu, perusahaan pers dituntut memiliki kreativitas dan inovasi dalam menjalankan usaha media.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan, kata dia, adalah membangun komunitas media sehingga perusahaan pers tidak hanya mengandalkan model bisnis konvensional. Bukan hanya menunggu iklan, tapi menciptakan ekosistem bisnis media yang sehat dan berkelanjutan.

" Kedepannya banyak silaturahmi dengan Pemkab, universitas maupun dengan swasta," katanya.

Sementara Sekretaris JMSI Riau, Alzam Deri mengajak seluruh jajaran JMSI Kampar membangun organisasi secara bersama-sama. Menurutnya, kebersamaan menjadi modal penting untuk membesarkan organisasi dan menjaga keberlangsungan perusahaan pers yang tergabung di dalamnya.

" Bekerja secara tulus dan ikhlas, mudah-mudahan ini menjadi awal kebersamaan," ujarnya.

Alzam juga menyebut JMSI telah memiliki nama besar sebagai organisasi perusahaan pers. Ia mencontohkan Ketua Umum JMSI Pusat, Teguh Santosa yang kini menjadi bagian dari pemerintahan sebagai Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

" Ini adalah bukti nyata betapa JMSI Riau dan JMSI Pusat adalah organisasi yang diperhitungkan negara. Ketumnya dipercaya menjadi Staf Ahli Menteri," ujar Alzam Deri.

Dengan terpilihnya ketua secara aklamasi, ia berharap kepengurusan JMSI Kampar ke depan dapat memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai pihak di Kabupaten Kampar.

Sedangkan Ketua JMSI Kampar terpilih, Hj Netty Mindrayani mengatakan jabatan yang dipercayakan kepadanya merupakan sebuah amanah sekaligus tanggung jawab besar.

Menurutnya, tantangan ke depan bukan hanya menjalankan roda organisasi, tetapi juga menyatukan perusahaan-perusahaan pers yang tergabung dalam JMSI Kampar agar dapat bergerak bersama.

" Ini merupakan amanah dan pekerjaan besar bagi kita semua, terutama bagaimana menyatukan perusahaan pers yang ada di Kampar," ujarnya.

Netty menegaskan, dirinya tidak ingin kepengurusan JMSI Kampar berjalan secara individual. Ia mengajak seluruh anggota untuk membangun organisasi dengan semangat kebersamaan, memperkuat komunikasi dan menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha serta berbagai elemen masyarakat.

Ia berharap Muscab I JMSI Kampar menjadi momentum awal untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan profesionalisme perusahaan pers yang tergabung di dalam JMSI.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html