Kadis Kesehatan dr. Syaiful: ISPA Masih Aman dan Terkendali

Administrator Administrator
Kadis Kesehatan dr. Syaiful: ISPA Masih Aman dan Terkendali
dr Syaiful, MKM, Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai
Beberapa pekan terakhir, kualitas udara di Kota Dumai sempat memburuk akibat kabut asap kiriman. Mata perih, tenggorokan gatal. Wajar jika kecemasan muncul, terutama bagi orang tua yang punya anak kecil dan lansia. Isu paling ditakutkan adalah lonjakan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Namun, di tengah kecemasan itu, Dinas Kesehatan Kota Dumai hadir memberikan kepastian dengan data, bukan dengan asumsi.

KEPALA Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr. Syaiful, MKM mengatakan kondisi kasus ISPA masih berada dalam batas aman.

Dinas Kesehatan Kota Dumai memastikan kasus ISPA di tengah masyarakat hingga saat ini masih wajar dan belum menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan.

“ ISPA alhamdulillah masih dalam batas aman, karena panas ada diselingi hujan,” ujar dr. Syaiful, Kamis (24/9/2026).

Kadis Kesehatan menjelaskan, kondisi cuaca yang tidak sepenuhnya panas karena masih diselingi hujan turut membantu menjaga kondisi udara. Hujan yang turun di sela-sela panas menjadi "pembersih alami" yang membilas partikel asap di udara.

Namun Dinas Kesehatan tidak hanya bersandar pada hujan. Dinkes tetap melakukan pemantauan ketat kasus ISPA di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit. Jika ada kenaikan sedikit saja, sistem deteksi dini langsung bekerja.

Dinas Kesehatan ingin agar kondisi aman ini tetap terjaga. Tidak menunggu ada lonjakan baru bertindak. Selain itu, masyarakat dihimbau meningkatkan kewaspadaan selama kualitas udara belum sepenuhnya membaik.

“ Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar rumah jika kondisi udara kembali memburuk,” imbau dr. Syaiful.

Himbauan Dinkes Dumai sangat lengkap, praktis, dan pro-kelompok rentan. Masing-masing:

1. Kurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara kembali dipenuhi asap atau terasa tidak sehat.
2. Wajib pakai masker, terutama bagi anak-anak, Lansia serta masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan.
3. Perbanyak konsumsi air putih guna menjaga kondisi tubuh.
4. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan (Puskesmas, RSUD) apabila mengalami keluhan seperti batuk, pilek, sesak napas atau gangguan pernapasan lainnya.

Himbauan ini menjadi komunikasi kesehatan yang humanis. Tidak menakut-nakuti, tapi juga tidak meremehkan. Memberikan solusi yang bisa langsung dilakukan warga hari ini. Yakni pakai masker, minum air putih, dan jangan tunda ke Puskesmas jika batuk.

Dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, pemerintah juga bekerja serius. Selain melahirkan program pembukaan lahan tanpa bakar, pemerintah juga menurunkan alat berat untuk membantu warga yang ingin membuka lahan.

Dinkes jaga kesehatan warga di hilir, sementara di hulu Pemko turunkan alat berat bantu warga buka lahan tanpa bakar. Ini adalah pemerintah yang menyelesaikan masalah sampai ke akarnya.

Tidak hanya bagi-bagi masker saat asap datang, tapi bantu warga agar tidak perlu membakar lahan, sehingga asap tidak datang lagi tahun depan.

Melalui komitmen dan kolaborasi yang dilakukan, sistem kesehatan Dumai tetap siaga, kasus ISPA tetap terkendali, dan pemerintah tetap hadir dari hulu sampai hilir.(inf)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html