Hari Ini Penyidik KPK Geledah Dinas Pendidikan Riau

Administrator Administrator
Hari Ini Penyidik KPK Geledah Dinas Pendidikan Riau
Penyidik KPK melakukan penggeledahan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga hari ini masih "bergerilya" di Provinsi Riau. Penyidik anti rasuah itu secara maraton melakukan penggeledahan di sejumlah tempat, termasuk kantor-kantor pemerintahan. Setelah kemarin menggeledah Kantor BPKAD Riau, hari ini KPK melanjutkan penggeledahan di Kantor Dinas Pendidikan Riau, Kamis (13/11/25).

JURU Bicara KPK, Budi Prasetyo menyampaikan penggeledahan di Dinas Pendidikan Riau bagian dari penyidikan lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Provinsi Riau.

" Hari ini, Tim KPK akan melanjutkan giat penggeledahan di Dinas Pendidikan," ujar Jubir KPK, Budi Prasetyo kepada Kupas Media Grup, Kamis (13/11/25) jelang siang ini.

KPK sebagaimana disampaikan Budi Prasetyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Riau yang terus mendukung penuh penegakan hukum ini.

" Masyarakatlah sebagai pihak yang paling dirugikan akibat korupsi yang secara nyata telah mendegradasi kualitas pembangunan dan pelayanan publik," jelas Budi Prasetyo.

Sebelumnya, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mendatangi Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau, Rabu (12/11/2025) pagi kemarin.

Penyidik KPK yang datang menggunakan beberapa unit mobil melakukan penggeledahan sejumlah ruangan di kantor tersebut. Penggeledahan yang dilakukan mendapat pengawalan oleh aparat Brimob bersenjata lengkap.

Penggeledahan berkaitan dengan penyidikan kasus korupsi yang menjerat Gubernur Riau, Abdul Wahid, terkait dugaan "jatah preman" proyek.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka dan langsung menahannya pada Selasa (4/11/2025) lalu. Dua tersangka lain yakni Kadis PUPR Riau Arief Setiawan dan Dani M Nursalam selaku Tenaga Ahli Gubernur Riau.

Dalam rangkaian penggeledahan di BPKAD, disampaikan Budi penyidik menyita sejumlah alat bukti yang diduga terkait dengan perkara.

" Penyidik mengamankan dan menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik (BBE) terkait pergeseran anggaran di Provinsi Riau," ungkapnya.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html