Diduga Terkait Narkoba, Rumah Petugas Lapas di Teror Bom

Administrator Administrator
Diduga Terkait Narkoba, Rumah Petugas Lapas di Teror Bom
Ilustrasi

Diduga terkait dengan peredaran narkoba dari dalam lapas, rumah petugas Lapas Klas I Malang, Jawa Timur diteror bok bondet.

KAKANWIL Kemenkumham Jatim Zaeroji,

mengatakan sebelumnya terlihat dua orang berboncengan mengendarai sepeda motor tanpa plat nomor terlihat dalam rekaman CCTV. Keduanya terlihat menenteng tas selempang berwarna abu-abu diduga berisi bahan peledak.

"Sebelum kejadian, keduanya terlihat lalu lalang, memastikan kondisi rumah dan sekitarnya," ujarnya.

Setelah dua kali berputar di daerah tersebut, seseorang yang dibonceng melemparkan tas itu ke dalam rumah Aziz. Tas meledak seketika.

"Saat itu, anggota kami, Aziz, sedang bersiap-siap untuk berangkat kerja, ada istri dan anaknya yang masih balita di dalam rumah," ucap Zaeroji.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Dilansir dari CNNIndonesia, bom rakitan berjenis bondet yang berisi kelereng dan kerikil mengakibatkan kerusakan teras rumah.

"Tembok depan retak dan plafon serta kursi kayu rusak," kata dia.

Zaeroji menduga pelemparan bom bondet berkaitan dengan kegiatan pihak Lapas Malang yang sedang menggencarkan pemberantasan narkoba ke dalam lapas.

Menurutnya hal itu membuat jaringan pengedar narkoba menjadi terusik dan tidak terima. Aksi teror pun dilakukan.

"Beberapa waktu lalu, saudara Aziz memang melakukan penggagalan upaya peredaran narkoba ke dalam Lapas Malang," kata Zaeroji.

Zaeroji mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa jajarannya tersebut. Dia lalu memberikan apresiasi kepada jajarannya yang tegak lurus melakukan pemberantasan peredaran gelap narkoba.

"Aziz mengaku sedikit trauma, tapi sudah komitmen untuk tetap bekerja sesuai dengan aturan dan SOP yang berlaku," tegas Zaeroji.

Saat ini Kanwil Kemenkumham Jatim menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke Polres Malang. Setelah kejadian, pihak Polres Malang juga telah melakukan olah TKP.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada kepolisian, kami berharap pelakunya segera tertangkap," katanya.(*)

Penulis
: Ridha
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html