Sebanyak 22 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal dari 50 orang yang sebelumnya diserahkan Polsek Medang Kampai Dumai berhasil kabur dari Kantor Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) yang berada di Jalan Tegalega Kota Dumai. Mereka kabur secara bergantian dengan berbagai alasan untuk mengelabui petugas P4MI, Senin (20/04/26).
KOORDINATOR Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Dumai, Humisar SV Siregar membenarkan kaburnya sejumlah PMI Ilegal yang sebelumnya diserahkan oleh Polsek Medang Kampai.
" Jumlah yang kita terima dari Polsek Medang Kampai sebanyak 50 orang. Malam kemarin usai kita data, ternyata 4 orang sudah kabur. Saat pendataan pagi dan siang tadi juga ada yang kabur. Total yang kabur berjumlah 22 orang," ungkap Koordinator P4MI Dumai yang akrab disapa Ivan Siregar, Senin (20/04/26) sekitar pukul 22.00 WIB tadi malam.
Dijelaskan Ivan Siregar, mereka yang kabur itu keluar dari Kantor P4MI Dumai dengan beragam alasan. Diantaranya ingin membeli makanan, pergi ke laundry pakaian dan lainnya. Setelah pergi mereka tak kembali lagi.
" Awalnya mereka bilang mau ke laundry, ada juga yang ingin belanja ke warung. Tapi ternyata tidak kembali lagi," jelas Ivan Siregar.
Menjawab media apakah petugas P4MI tidak melakukan pengawalan terhadap PMI Ilegal yang keluar, menurut Ivan Siregar selama ini hal itu tak pernah dilakukan.
Selain itu ditegaskan Ivan Siregar, terhadap PMI ilegal yang kabur tersebut mereka dianggap pulang secara mandiri.
" Kita disini bukan melakukan penahanan, hanya sebatas pendataan. Setelah itu mereka kita pulangkan ke daerah asalnya. Mereka keluar untuk suatu keperluan, tak mungkin juga dilarang. Kalau mereka kabur dan tak kembali lagi, kita anggap mereka pulang mandiri," jelas papar Ivan Siregar.
Mengenai kemungkinan para PMI yang kabur bisa kembali diambil oleh agen yang memberangkatkan mereka secara ilegal, Ivan Siregar mengaku tidak menutup kemungkinan hal itu bisa terjadi.
" Itu bisa saja terjadi. Apalagi mereka sudah membayar biaya keberangkatan. Tapi biasanya mereka tak akan berani berangkat dari daerah ini lagi," ujar Ivan Siregar.
Terhadap para agen yang memberangkatkan PMI Ilegal, menurut Ivan Siregar pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Namun upaya yang dilakukan bukan hal yang mudah. Apalagi para PMI Ilegal yang diamankan mengaku tidak kenal dengan orang yang menerima uang mereka.
" Kita sudah tanya, tapi mereka (PMI ilegal,red) mengaku tidak tahu dan tidak kenal. Mungkin mereka sudah diperintahkan untuk tutup mulut. Komunikasi di handphone mereka juga sudah dihapus," terang Ivan Siregar.
Kaburnya 22 orang dari Kantor P4MI Dumai itu menambah jumlah PMI Ilegal yang berhasil melarikan diri. Sebelumnya sebanyak 6 orang juga berhasil kabur saat proses pendataan di Mapolsek Medang Kampai. Mereka memanfaatkan lengahnya petugas yang tegah melakukan wawancara terhadap para PMI Ilegal, Ahad (19/04/26) hingga pukul 04.00 WIB subuh.
KapolsekMedang Kampai Polres Dumai, AKP Suprizal, S.Sos., M.IP mengakui kaburnya 6 PMI ilegal yang sebelumnya berhasil diamankan di kawasan pesisir pantai Selinsing, Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai,Kota Dumai.
" Saat penyidik melakukan wawancara, sebanyak 6 orang PMI yang ditempatkan di Aula Bhayangkari Polsek Medang Kampai kabur melarikan diri. Waktu itu hujan deras sekira pukul 04.00 subuh," ungkap AKP Suprizal kepada Kupas Media Grup, Ahad (19/04/26) sekitar pukul 22.45 WIB.
Pihaknya menjelaskan, sebelumnya total PMI ilegal dan orang asing yang diamankan berjumlah 63 orang. 7 orang warga Banglades dan sisanya warga negara Indonesia.
" Semuanya sudah kita serahkan. 50 orang PMI ke BP3MI dan 7 warga Banglades ke Imigrasi. Sisanya yang 6 orang lagi kabur," ungkap AKP Suprizal.
Berkurangnya jumlah PMI Ilegal yang diterima BP2MI dari Polsek Medang Kampai sempat menimbulkan pertanyaan.
Dari 63 orang yang berhasil diamankan, Sabtu (18/04/26) sekitar pukul 19.00 WIB malam, yang diterima BP2MI dari pihak kepolisian hanya berjumlah 50 orang, Ahad (19/04/26) sekitar pukul 17.30 WIB.
Belakangan jumlah yang kabur makin banyak setelah 22 PMI Ilegal lainnya juga berhasil melarikan diri saat berada di Kantor P4MI Dumai. Sejumlah petugas kepolisian tampak melakukan penjagaan di Kantor P4MI Dumai, Senin (20/04/26) tadi malam.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang