Bansos Siak, Kejati Riau Sebut Sudah Temukan Indikasi Perbuatan Melawan Hukum

Administrator Administrator
Bansos Siak, Kejati Riau Sebut Sudah Temukan Indikasi Perbuatan Melawan Hukum

Kejaksaan Tinggi Riau, menanggapi perkara dugaan korupsi Bantuan Dana Sosial Kabupaten Siak mengatakan sudah menemukan indikasi perbuatan melawan hukum.

ASISTEN Intelijen (Asintel) Kejati Riau Raharjo Budi Kisnanto saat menjumpai perwakilan mahasiswa yang melakukan aksi demo di depan Gedung Kejaksaan Tinggi Riau, Rabu (18/5/2022) mengatakan "Dalam menangani Kasus Masalah Bansos ini ada 15 Item yang harus kita Periksa, dan dalam satu Item ini ada ribuan rekening, " kata Asintel memberikan penjelasan pada pendemo.

Lebih lanjut disampaikannya, saat ini Jaksa sudah menemukan perbuatan melawan hukum.

"Sudah ada perbuatan melawan hukum, tinggal nanti menyampaikan ke BPKP untuk dilakukan penghitungan kerugian keuangan negaranya," ujarnya lagi.

Aksi demo di depan Gedung Kejaksaan Tinggi Riau ini melibatkan sekitar puluhan pengunjung rasa. Mereka menemukan aksi mereka dengan nama Gerakan Pemuda Mahasiswa Pekanbaru Peduli Keadilan (GPMPPK).

Mereka meminta Jaksa menangkap pihak-pihak yang terkait dengan dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Siak. Massa menggelar aksi mulai sekitar pukul 14.45 WIB, melaluiorasi dan membawa spanduk untuk menyampaikan aspirasi.

Diantara aspirasi yang disampaikan adalah meminta kejelasan perkembangan kasus Korupsi Dana Bansos di Kabupaten Siak.

"Kami meminta agar Kejati Riau memanggil nama nama yang di duga menjadi dalang Kasus Korupsi Dana Bansos Di Kabupaten Siak tersebut. Kami meminta agar Kejati Riau memanggil dan memeriksa piha-pihak yang di duga keras terlibat dalam kasus Korupsi Dana Bansos di Kabupaten Siak," kata kordinator Aksi Jefri Alanda.

Pendemo juga meminta Jaksa tak gentar meski dalam perkara ini ada dugaan keterlibatan pejabat di Riau.

"Kami inginkan dalam perkara ini agar jangan memandang Jabatan atas dugaan keterlibatan orang orang dan beberapa pejabat tinggi di Provinsi Riau," imbuhnya.

Bahkan pendemo meminta dibentuk tim khusus untuk menuntaskan perkara ini.

"Karena sampai hari ini belum ada kejelasan dan kepastian. Masih mandek perjalanan kasus ini. Kalau masih belum ada kejelasan, kami akan menggelar aksi lagi, " tegasnya.

Para pendemo ini ditemui oleh Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Riau Raharjo Budi Kisnanto didampingi Kasi Penkum dan Humas Bambang Heripurwanto dan Kasidik Rizky Rahmatullah.(*)

Penulis
: Administrator
Editor
: Ahmad
Sumber
: Riaupos.co
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html