Bupati Bengkalis Kasmarni: Jangan Digoreng-goreng

Administrator Administrator
Bupati Bengkalis Kasmarni: Jangan Digoreng-goreng
Bupati Kasmarni dan putranya saat sidang paripurna pelantikan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis.
" Pimpinan Sementara adalah Septian Nugraha. Beliau adalah anak kami. Yang pimpinan sementara kedua pemenang pemilu adalah Arsya Fadillah ini masih putra kami.
Jadi dalam hal ini saya mohon kepada kita semua, ini adalah hasil demokrasi dan penunjukkan beliau ini sesuai dengan mekanisme dan undang-undang partai politik yang mereka jalani selama ini
Jadi kami berharap, karena kami maju sebagai bakal calon bupati, jangan pula ini digoreng-goreng, menjadi masakan yang hangus nanti jadinya. Insya Allah. Ini adalah hasil demokrasi, yang betul-betul sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku ".

(Kutipan Pidato Bupati Kasmarni, Selasa(17/9) di Gedung Cik Puan, Bengkalis)

KUTIPAN Pidato bupati Bengkalis, Kasmarni pada Sidang Paripurna Istimewa pelantikan anggota DPRD Bengkalis masa jabatan 2024-2029, Selasa (17/9) di Gedung Cik Puan, Bengkalis sekaligus menjawab teka-teki, kenapa terdengar tepuk tangan riuh, dan gemuruh di balkon atas, oleh sekelompok orang berbaju merah, mirip cheerleader, ketika Sekretaris DPRD, Rafiardi Ikhsan menyebut nama Azmi, Septian, Arsya, dan Bobi.

Kenapa hal itu bisa terjadi di Sidang Paripurna Istimewa yang terhormat?

Mungkin ini jawabannya. Keempat nama tersebut memperoleh suara yang jauh mengungguli wakil-wakil rakyat yang lain. Mereka menjadi 4 orang terkuat di DPRD Bengkalis saat ini. Septian Nugraha menduduki rangking pertama dengan perolehan puncak 17.387 suara, posisi kedua Al Azmi sebesar 9.453 suara. Keduanya berasal dari PDIP.

Selanjutnya posisi ketiga dan keempat, masing-masing diraih oleh M Arsya Fadilah 7.323 suara (Nasdem) dan Bobi Kurniawan 7.172 suara (Demokrat).

Karena Septian Nugraha terkuat, dengan 17.387 suara dipastikan melenggang menjadi Ketua DPRD Bengkalis definitif. Jika Ibu Kasmarni memenangi Pilkada 2024. Maka Kasmarni-Septian akan menjadi pasangan eksekutif-legislatif teristimewa di Indonesia. Duet ibu dan anak. Layak masuk rekor MURI.

Untuk yang ini, memang tidak perlu "digoreng", karena sebelumnya sudah "dimarinasi" dengan bumbu-bumbu tersendiri dari kota Duri.

Duri, 20 September 2024

Agung Marsudi
Founder Duri Institute
Penulis
: Agung Marsudi
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html