Kakanim Dumai, Ruhiyat M Tolib: Beri Saya Waktu Bersih-bersih

Administrator Administrator
Kakanim Dumai, Ruhiyat M Tolib: Beri Saya Waktu Bersih-bersih
Ruhiyat M Tolib, Kepala Kantor Imigrasi Dumai
Kantor Imigrasi Dumai dilanda isu tidak sedap. Terutama menyangkut praktek percaloan dalam keberangkatan penumpang di Pelabuhan Dumai. Sejak beberapa hari belakangan, persoalan tersebut mendapat perhatian besar dari publik. Pihak Imigrasi Dumai berjanji untuk menindaklanjuti dan menindak oknum yang terbukti terlibat dalam penyimpangan kewenangan di lapangan.

KEPALA Kantor Imigrasi (Kakanim) Dumai, Ruhiyat M Tolib mengaku memberikan perhatian serius terkait kabar maraknya praktek percaloan di pelabuhan penumpang Dumai. Pihaknya meminta waktu untuk melakukan pembersihan jika terbukti ada oknum petugas yang terlibat.

" Beri saya waktu untuk bersih-bersih. Saya baru 3 bulan bertugas di Dumai. Terkait kabar yang beredar, menjadi atensi kami mencari kebenarannya. Selaku Kakanim Dumai, saya tidak mentolerir adanya penyimpangan kewenangan. Khususnya yang dilakukan oleh internal petugas imigrasi," tegas Kakanim Dumai, Ruhiyat M Tolib dihadapan wartawan saat coffe morning yang digelar, Rabu (28/05/26) tadi pagi.

Ruhiyat M Tolib menambahkan, jika terbukti ada penyimpangan kewenangan, dipastikan bakal ada sanksi tegas yang dijatuhkan. Sanksi itu tidak hanya untuk anggota di lapangan, termasuk dirinya selaku pimpinan.

" Saya tidak hanya akan memeriksa anggota, namun saya juga siap untuk diperiksa. Tentunya bakal ada sanksi tegas jika terbukti ada yang melakukan kesalahan," ujar Ruhiyat M Tolib yang lama bertugas di Pulau Jawa ini.

Pada kesempatan itu, Ruhiyat M Tolib juga berharap dukungan dan kerjasama rekan-rekan wartawan untuk bisa saling bersinergi dalam peningkatan layanan Kantor Imigrasi.

" Kami berharap kerjasama dari teman-teman wartawan untuk bisa saling bersinergi, terutama dalam mensosialisasikan layanan maupun kegiatan di Imigrasi. Kita akan terus berupaya meningkatkan pelayanan yang prima bagi masyarakat," harap Ruhiyat M Tolib.

Pada momen coffe morning tersebut, Ruhiyat M Tolib juga memaparkan sejumlah pencapaian yang berhasil dilakukan Kantor Imigrasi Dumai. Salah satunya terkait terlampauinya target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melebihi 50 persen pada triwulan pertama tahun 2025.

" Terhitung Januari hingga Mei 2025, PNBP yang kita setorkan sudah 6 milyar rupiah dari target 10 milyar rupiah untuk satu tahun. Pencapaian itu berkat berbagai program pelayanan yang dilakukan secara konsisten," jelas Ruhiyat M Tolib.

Program layanan dalam bentuk beragam kemudahan bagi masyarakat merupakan bagian dari sejumlah terobosan yang sudah dilakukan Kantor Imigrasi Dumai.

" Kemudahan layanan yang diberikan mulai dari kantor hingga pelayanan langsung ke rumah-rumah bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam melengkapi dokumen keimigrasian. Diantara layanan itu adalah Sidumaku, Pantun, Gambus, Papadila dan Larisa. Semuanya ini kita persembahkan untuk mewujudkan layanan prima dalam pengurusan paspor," papar Ruhiyat M Tolib.

Ruhiyat M Tolib juga menjelaskan, pihak Imigrasi mencatat lebih dari 8000 jiwa keberangkatan ke luar negeri dan lebih dari 120 orang ditolak akibat tidak melengkapi dokumen keimigrasian.

" Terbaru kemarin kita juga menolak keberangkatan tujuan Kamboja. Total yang kita tolak sebanyak 108 orang," jelasnya.

Coffe morning Kantor Imigrasi Dumai bersama insan pers sempat diselingi lagu Indonesia Raya dan ditutup dengan foto bersama.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html