PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berkomitmen mendukung penuh pelestarian alam dan lingkungan. Pernyataan tegas perusahaan yang belum lama ini mendapat penghargaan PROPER Hijau 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia itu disampaikan saat seminar lingkungan hidup yang ditaja Kantor Redaksi Bersama (KRB) Poros Bumi Ayu dan Yayasan Bumi Alam Hijau (BAH), Kamis (22/10/26) di Lantai II Hotel Grand Zuri Dumai.
AREA MANAGER Communication, Relations & CSR (Commrel) PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Tengku M Rum mengapesiasi kegiatan seminar lingkungan yang mengangkat tema "Mewujudkan Lingkungan Permukiman Sehat di Sekitar Kawasan Industri".
" Kegiatan seminar yang mengangkat isu lingkungan patut kita support. Ini tentunya bisa menjadi ruang dialog antara unsur media, akademisi, pemerintah, dan sektor industri guna memperkuat pemahaman serta kepedulian terhadap persoalan lingkungan. Mari bersama jaga alam dan lestarikan lingkungan," ajak Tengku M Rum usai menghadiri kegiatan seminar yang digelar KRB Poros Bumi Ayu bersama Yayasan Bumi Alam Hijau, Kamis (22/10/26) tadi siang.
Kehadiran Tengku M Rum didampingi Kepala Security PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Cepih pada kegiatan tersebut mencerminkan keseriusan perusahaan untuk membangun sinergi lintas sektor terhadap pengelolaan lingkungan yang lebih baik.
Tidak hanya itu, terselenggaranya kegiatan seminar juga tidak terlepas dari dukungan PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai selaku Sponsor Utama dan Pemko Dumai, Pertamina Hulu Rokan, Bank Riau Kepri Syariah, Kantor Imigrasi, Kantor Bea Cukai serta PT Wilmar sebagai Sponsor Pendukung.
Seminar lingkungan itu menghadirkan narasumber, yakni Dr. Elviradi, S.Pi., M.Si (Pakar Lingkungan), Rachmat Harris Firmansyah, ST (Pertamina Patra Niaga) dan Wahyu Ratna, SKM, MKes (Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai).
Melalui seminar yang dilaksanakan, seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam menjaga lingkungan. Upaya mewujudkan permukiman yang sehat tidak hanya membutuhkan kebijakan dan teknologi pengendalian pencemaran, tetapi juga partisipasi masyarakat, keterbukaan informasi, serta tanggung jawab bersama dari seluruh pemangku kepentingan.
Forum seminar lingkungan juga dirangkai dengan sosialisasi Kantor Redaksi Bersama (KRB) Poros Bumi Ayu. Komunitas pelaku jurnalistik ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi media untuk memperluas edukasi publik, menyampaikan informasi yang berimbang, serta mendorong perhatian terhadap isu lingkungan yang wajib jalan beriringan dengan pembangunan berkelanjutan di Dumai Kota Idaman.
Kegiatan seminar dibuka oleh Walikota Dumai H Paisal, SKM, MARS yang diwakili Asisten III, Handayani SH dan dihadiri perwakilan Polres Dumai, Kodim 0320/Dumai, Lanal Dumai, OPD di Pemko Dumai, PWI Dumai, Perusahaan Swasta dan BUMD, Karang Taruna dan Pramuka, Pegiat Lingkungan di Dumai serta kalangan Mahasiswa.
Asisten III Administrasi Umum Setdako Dumai, Handayani, SH dalam sambutannya mengapresiasi langkah strategis penyelenggara. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan sektor industri sangat krusial agar aktivitas pabrik tidak mengorbankan kualitas kesehatan lingkungan permukiman warga sekitar.
​Sedangkan Pembina Kantor Redaksi Bersama (KRB) Poros Bumi Ayu, Faisal Sikumbang dalam pengantarnya menegaskan urgensi pelaksanaan kegiatan seminar yang bertujuan untuk mengedukasi dan membuka ruang dialog guna membangun kesadaran kolektif dalam menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan perkotaan dan kawasan industri.
" Kami memilih PT Pertamina Patra Niaga sebagai sponsor utama bukan karena soal dukungannya, namun melihat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan. Hal ini dibuktikan melalui penghargaan PROPER Hijau Tahun 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI yang diterima Bapak Iwan Kurniawan selaku Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai. Penghargaan yang diterima adalah buah dari kepatuhan Kilang Dumai terhadap regulasi lingkungan," ujar Faisal Sikumbang.
PROPER Hijau 2026. Bukan PROPER Biru, bukan PROPER Merah. Tapi Hijau. Artinya, Kilang Dumai dinilai KLH RI sudah lebih dari patuh regulasi lingkungan, sudah lakukan pengelolaan lingkungan yang baik, efisiensi energi, pengurangan emisi, pemberdayaan masyarakat.
" Kedepan diharapkan makin banyak perusahaan di Dumai yang meraih penghargaan dari kementerian sebagai bukti kepedulian dalam menjaga alam dan melestarikan lingkungan," ujar Faisal Sikumbang.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang