Dispertaru Hadiri Rapat Transformasi Mode Distribusi CPO Melalui Jaringan Pipa

Administrator Administrator
Dispertaru Hadiri Rapat Transformasi Mode Distribusi CPO Melalui Jaringan Pipa
Dispertaru menggelar Rapat Pendahuluan dan Peninjauan Lapangan terkait Feasibility Study (FS) Kajian Pengalihan Mode Distribusi Crude Palm Oil (CPO) Melalui Jaringan Pipa, Selasa (20/10/26).
Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang, Muhammad Mufarizal diwakili Kepala Bidang Pertanahan, Riza Awwalu Amanah dan Kepala Bidang Tata Ruang, Yusa Afriza mengikuti Rapat Pendahuluan dan Peninjauan Lapangan terkait Feasibility Study (FS) Kajian Pengadaan Tanah Strategi Transformasi Pengalihan Mode Distribusi Crude Palm Oil (CPO) Melalui Jaringan Pipa Menuju Kawasan Peruntukan Industri Sungai Sembilan, Selasa (20/10/26).

AGENDA Rapat yang dilaksanakan di Ruang Wahana Maghayu Warga Pratiwi Lantai II Kantor Dinas Perhubungan Kota Dumai itu menawarkan solusi strategis yang mengubah wajah distribusi CPO Dumai untuk 20 tahun ke depan melalui pengalihan mode distribusi CPO dari truk ke jaringan pipa bawah tanah menuju Kawasan Peruntukan Industri Sungai Sembilan. Hal ini sekaligus menjawab keluhan warga selama ini terkait kemacetan, jalan rusak, debu dan kerawanan terjadinya kecelakaan.

" Rapat bersama yang diinisiasi Dinas Perhubungan ini merupakan langkah awal dalam mengkaji kelayakan pengadaan tanah untuk mendukung transformasi sistem distribusi CPO yang semula menggunakan moda transportasi darat (truk tangki) menjadi moda perpipaan," ujar Kadispertaru, Muhammad Mufarizal, Selasa (20/10/26).

Strategi ini dinilai penting untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, menekan risiko kecelakaan, mengurangi kerusakan jalan, serta meningkatkan efisiensi dan keselamatan dalam distribusi CPO menuju kawasan industri di Kecamatan Sungai Sembilan yang merupakan salah satu pusat industri strategis Kota Dumai.

Melalui rapat pendahuluan dan peninjauan lapangan ini, diharapkan data awal terkait aspek pertanahan, kesesuaian tata ruang, serta potensi dampak dapat teridentifikasi secara komprehensif. Dengan begitu perencanaan pengadaan tanah dapat berjalan sesuai regulasi dan memberikan manfaat optimal bagi pembangunan Kota Dumai.

Melalui strategi transformasi pengalihan mode distribusi jaringan pipa, aktivitas truck tangki besar yang selama ini kerap memicu kemacetan dan polusi bisa dikurangi. Jaringan yang dibangun layaknya pipa minyak Pertamina, tapi ini khusus untuk CPO.

Pipa ditanam di bawah tanah, dialirkan dari kawasan pengumpulan CPO menuju Kawasan Peruntukan Industri Sungai Sembilan - kawasan industri baru yang sedang disiapkan Pemko Dumai untuk industri hilir CPO.

Kalau ini terwujud, Dumai akan punya jaringan pipa CPO pertama yang masif di Sumatera. Truk CPO berkurang drastis, jalan tidak rusak, macet berkurang, polusi turun, biaya logistik turun, investasi hilir CPO naik.

Dan untuk mewujudkan itu, langkah pertama yang paling krusial adalah melakukan Feasibility Study (Studi Kelayakan) untuk kajian pengadaan tanahnya.

Karena pipa butuh tanah. Pipa butuh jalur. Jalur pipa harus melalui tanah-tanah warga, tanah negara, tanah perusahaan, dari titik A ke Kawasan Peruntukan Industri Sungai Sembilan. Dan yang paling paham urusan pengadaan tanah dan penataan ruang jalur pipa adalah Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang Kota Dumai.(inf)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html