Basarnas Temukan Jasad Korban Diterkam Buaya di Meranti

Administrator Administrator
Basarnas Temukan Jasad Korban Diterkam Buaya di Meranti
Tim mengevakuasi jasad korban yang sebelumnya hilang setelah diterkam buaya
Setelah dilaporkan hilang akibat diterkam buaya saat memuat batang sagu, jasad Selamet Ma'arif akhirnya berhasil ditemukan Basarnas dan tim yang melakukan pencarian sejak 3 hari yang lalu.

KEPALA Basarnas Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya mengatakan korban Ma'arif ditemukan pekerja yang sedang menaikkan tual sagu.

" Hari ini pukul 09.45 WIB perkembangan hasil operasi pencarian korban diterkam buaya. Korban ditemukan oleh pekerja yang sedang menaikkan tual sagu ke atas kilang," kata I Nyoman Sidakarya, Senin (26/12/22).

Nyoman dikutip dari detik.com menyebut pekerja menaikkan tual sagu di Sungai Suir Kiri Desa Lukun, Tebing Tinggi Timur. Saat itu terlihat mayat korban di koordinat 0°54'42.60"N 102°46'22.17"E.

" Korban ditemukan dengan jarak sekitar 1,5 Km dari lokasi dalam keadaan telah meninggal dunia. Korban dievakuasi ke RSUD Meranti," kata Nyoman.

Setelah ditemukan operasi pencarian pun resmi ditutup pukul 10.20 WIB.

Sebelumnya diberitakan, konflik manusia dengan buaya kembali terjadi di Provinsi Riau. Kali ini korbannya pekerja kilang sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti. Slamet Ma'arif (37) diterkam buaya saat menaikkan tual sagu ke atas kilang di Sungai Suir Kiri, Desa Lukun, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya menyebutkan korban Slamet Ma'arif merupakan warga Desa Kritig, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen yang bekerja sebagai pekerja kilang sagu.

" Kita mendapat informasi, Sabtu kemarin sekitar pukul 18.30 WIB dari BPBD Selat Panjang. Korban diterkam buaya ketika menaikkan tual sagu ke atas kilang," kata Nyoman, Ahad (25/12/22) pagi.**


Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html