Gelper di Dumai Ibarat “Istri Simpanan”, Buka Tutup Tergantung Keadaan

Administrator Administrator
Gelper di Dumai Ibarat “Istri Simpanan”, Buka Tutup Tergantung Keadaan
Permainan Tembak-tembak ikan di Gelper

Seringnya Gelanggang Permainan (Gelper) buka tutup menimbulkan beragam asumsi dan banyak pertanyaan. Satu ketika aktifitasnya dibiarkan, dan di waktu lain aparat melakukan penggrebekan. Tak ubahnya seorang istri simpanan, dimana nasib mereka tergantung kondisi dan keadaan. Hanya dibelai saat dibutuhkan, dan ditinggal ketika muncul persoalan.

MENGAMATI Fenomena aktiftas Gelanggang Permainan (Gelper) di Riau, dan Kota Dumai khususnya, lumayan menggelitik perasaan. Dalam membuka usahanya, pihak pengelola dituntut pandai-pandai membaca situasi. Satu sisi pihak pemerintah menerbitkan izin resmi. Namun pada sisi lain kegiatan mereka selalu dipantau dan diawasi. Sepertinya tidak ada kepastian hukum terhadap legalitas Gelper yang lumayan banyak beroperasi di Kota Dumai ini.

Tidak adanya kepastian hukum serta legalitas tersebut diduga menjadi pemicu Gelper kerap buka tutup di Kota Dumai. Buka tutup itu sudah kerap kali terjadi. Beberapa waktu lalu, pihak pengelola juga sempat menghentikan usaha mereka. Hal itu bermula dari sikap tegas LAMR Dumai yang meminta seluruh Gelper tutup karena terindikasi sebagai tempat judi.

Hanya saja penutupan Gelper itu tidak berlangsung lama. Pihak pengelola kembali membuka usahanya seperti biasa. Pengelola Gelper terkesan meremehkan Lembaga Adat Melayu Riau Kota Dumai selaku payung negeri. Pintu-pintu Ruko tempat Gelper yang semula tutup, kembali dibuka lebar-lebar. Parkiran yang awalnya sepi, kembali tampak ramai kendaraan yang parkir.

Terdapat 9 lokasi Gelper di Kota Dumai yang tersebar di Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Hasanuddin/Ombak, Jalan Tegalega dan Jalan Merdeka serta kawasan Sukajadi Kota Dumai. Tidak sulit untuk mendatangi dan melihat aktifitas di Gelper itu. Pasalnya lokasi mereka berada di kawasan pusat kota. Siapa saja bisa leluasa untuk masuk ke dalamnya.

Sejak beberapa hari belakangan ini, aktifitas Gelper kembali tampak tutup. Pemandangantidak biasa tampak dari seluruh titik lokasi perjudian Gelanggang Permainan (Gelper) yang beroperasi di Kota Dumai. Biasanya, areal parkiran tampak penuh dengan kendaraan yang parkir. Terutama kendaraan roda dua.

Namun sejak akhir pekan kemarin, pemandangan itu tidak tampak lagi. Menurut kabar, para pengelola “tiarap” setelah mendengar kabar turunnya Tim Mabes Polri.

“ Sejak kemarin tidak buka lagi bang. Begitu dapat kabar operasi yang dilakukan Tim Mabes Polri di Kandis, seluruh Gelper yang ada di Dumai langsung tutup. Tapi informasinya bakal buka lagi kalau situasi sudah aman,” ujar sumber kupasberita.com, Senin (16/05/22) sore tadi.

Beberapa waktu lalu, aparat hukum pernah mengambil tindakan tegas. Tim dari Mabes Polri menggrebek dua lokasi judi gelanggang permainan (Gelper) yang ada di Dumai. Penggerebekan ini berlangsung serentak di dua lokasi berbeda. Masing-masingnya di Gelper Starzone Jalan Budi Kemuliaan dan Lukcy Zone di Jalan Ombak, Kecamatan Dumai Kota.


Dalam penggerebekan ini ratusan orang ikut diamankan oleh petugas Mabes Polri. Setelah berhasil diamankan, ratusan orang itu diperiksa secara maraton di Mapolres Dumai. Dari ratusan orang yang diperiksa secara maraton itu, ada belasan orang yang diduga sebagai bos atau pemilik dua lokasi gelper yang diamankan petugas dan di angkut ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum hendaknya bisa satu suara dalam menyikapi keberadaan Gelanggang Permainan di Kota Dumai. Dengan begitu tidak terjadi lagi “kucing-kucingan” di lapangan. Apalagi santer terdengar, tidak sedikit pihak yang mengambil keuntungan dengan modus “uang pengamanan”.

Jika Gelper dibolehkan, berikan penegasan. Sebaliknya, jika Gelper terindikasi sarang judi, pemerintah dan aparat hukum tentunya tidak boleh melakukan pembiaran. Apalagi Walikota Dumai dalam salah satu janji politiknya akan memberantas seluruh praktek perjudian “tembak-tembak ikan”.

Tulisan Faisal Sikumbang

Pemimpin Redaksi KupasBerita.Com

Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html