Babak Belur Diamuk Massa, Mulut Pejabat Kejaksaan Tinggi Riau Bau Minuman Keras

Administrator Administrator
Babak Belur Diamuk Massa, Mulut Pejabat Kejaksaan Tinggi Riau Bau Minuman Keras
Mobil yang dikendarai oknum pejabat Kejati saat kasus tabrak lari.
Pejabat Kejaksaan Tinggi Riau, Mula Sardion Pasaribu yang babak belur diamuk warga karena berusaha kabur usai menabrak pengendara motor diduga kuat dalam kondisi mabuk.

KAPOLRESTA Pekanbaru, Kombes Pria Budi mengatakan hasil pemeriksaan awal, Dion diduga kuat mabuk. Sebab saat diamankan kondisi mulut bau minuman keras.

" Saat diperiksa Kasatlantas kondisi mulut memang bau (minuman keras). Dugaan ke sana," ucap Pria Budi, Selasa (19/4/2022).

Selain mabuk, polisi juga memeriksa urine Sardion. Hasilnya, Kepala Seksi Eksekusi dan Eksaminasi Pidana Khusus Kejati Riau itu negatif narkoba.

" Untuk urinenya negatif narkoba, itu sudah keluar hasilnya negatif," kata Pria Budi.

Diketahui, kecelakaan terjadi di Jalan Adi Sucipto, Selasa dini hari tadi. Sardion yang berjalan dari arah Barat menuju Timur menabrak pengendara motor, Zakiatis (24).

"Setiba depan rumah makan Irama, mobil yang dikemudikan ASN ini mengarah ke kanan memasuki jalur kanan. Lalu mobil bertabrakan dengan sepeda motor," ucap Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Angga.

Korban yang datang dari arah berlawanan langsung terpental. Sementara mobil yang dikemudikan Mula Sardion melaju meninggalkan lokasi.

"Mobil terus bergerak sambil menyeret sepeda motor sampai ke Jalan Inpres simpang Jalan Adi Sucipto," kata Angga.

Warga yang mengetahui hal itu mengejar dan langsung menghakimi Mula Sardion hingga babak belur.

Polisi kini masih mendalami kasus ini. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. "Saat ini tim sedang bekerja dan oleh TKP di lokasi," kata Angga.

Sardion yang dalam kondisi babak belur usai dihakimi massa dilarikan ke RS Awal Bros Panam. Sementara korban menderita patah kaki kiri, bahu dan luka lebam di wajah dan mata kiri.**
Penulis
: Faisal Sikumbang
Sumber
: Detik.com
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html