Pemko Dumai Genjot Normalisasi Drainase, Kadis PU Satrya Alamsyah: Kami Siaga Banjir

Administrator Administrator
Pemko Dumai Genjot Normalisasi Drainase, Kadis PU Satrya Alamsyah: Kami Siaga Banjir
Sejumlah OPD yang dikoordinir oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan kegiatan gotong royong, Jumat (18/09/26).
Pemerintah Kota Dumai terus mengoptimalkan penanganan banjir di sejumlah titik wilayah, khususnya di 4 kecamatan padat penduduk, yakni Kecamatan Dumai Timur, Dumai Kota, Dumai Barat, dan Dumai Selatan. Langkah nyata itu dilakukan melalui kegiatan gotong royong sejumlah OPD yang dikoordinir oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Lingkungan Hidup selaku ujung tombak, Jumat (18/09/26).

KEPALA Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai, Satrya Alamsyah, ST, MT yang terus memantau di lapangan menegaskan penanganan ini tidak berhenti di satu titik saja, melainkan akan berlanjut ke lokasi-lokasi lain.

" Normalisasi menggunakan alat berat akan kami lanjutkan hingga ke beberapa titik. Penanganan banjir ini akan terus dilakukan dan diupayakan dalam beberapa waktu ke depan dalam rangka mempersiapkan drainase agar berfungsi optimal saat curah hujan tinggi turun," ujar Kadis PU Dumai yang akrab disapa dengan panggilan Rio ini.

Fokus utama kegiatan normalisasi kali ini bukan di gang-gang kecil, tapi di 3 ruas jalan strategis yang menjadi saluran induk pembuangan air Kota Dumai. Masing-masingnya Jalan Sultan Syarif Kasim, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Datuk Laksamana. Jika 3 jalan ini lancar, maka 4 kecamatan akan aman.

Upaya pembersihan dilakukan secara menyeluruh dan dengan kekuatan penuh. Petugas turun langsung membersihkan sumbatan secara manual.

Sementara 2 unit ekskavator dan 3 unit truk pengangkut dioperasikan secara maksimal untuk membersihkan tumpukan sedimen dan sampah yang sudah menumpuk bertahun-tahun. Ini menjadi normalisasi skala besar dengan alat berat yang menunjukkan keseriusan Pemko Dumai.

Pantauan di lapangan menunjukkan adanya sumbatan di bagian sempit saluran yang menyumbat aliran air. Di titik inilah terlihat dedikasi petugas. Pasalnya, alat berat tidak bisa masuk ke gorong-gorong sempit. Petugas harus turun langsung, berkubang lumpur, menarik sampah dan endapan yang menghambat aliran tersebut dengan tangan.

Pemandangan petugas PU dan LH yang turun manual ke dalam drainase inilah yang membangun citra positif paling kuat. Mereka tidak jijik, mereka tidak menunda. Mereka memastikan air mengalir.

Ini adalah citra pemerintah yang solid, yang mengerahkan segala sumber daya yang ada demi warga. Tidak ada lagi cerita "itu bukan tugas kami". Semua OPD turun untuk satu tujuan, Dumai bebas genangan.

Pemko Dumai tidak ingin warga Dumai Timur, Dumai Kota, Dumai Barat, dan Dumai Selatan cemas setiap hujan turun. Pemko ingin mereka tenang karena drainase sudah dinormalisasi.

Jumat, 18 September 2026, Pemko Dumai sedang melakukan lebih dari sekadar mengeruk lumpur. Mereka sedang mengeruk sumbatan birokrasi, mengeruk ego sektoral, dan memastikan aliran kepercayaan warga kepada pemerintahnya kembali lancar.(inf)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html