Dinkes Dumai Hadirkan Program CKG di Posyandu Kenari

Administrator Administrator
Dinkes Dumai Hadirkan Program CKG di Posyandu Kenari
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dihadirkan Dinas Kesehatan Kota Dumai di Posyandu Kenari Pangkalan Sesai, Selasa (08/09/26).
Suasana di Posyandu Kenari Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, terasa berbeda. Tidak ada tangis anak karena imunisasi. Yang ada adalah senyum lega 100 warga dari balita hingga lansia yang baru saja melakukan pemeriksaan kesehatannya tanpa harus mengeluarkan biaya, Selasa (08/09/26).

PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dihadirkan Dinas Kesehatan Kota Dumai di sebuah posyandu kecil memiliki makna yang sangat besar bagi citra pemerintah yang humanis.

Di saat banyak orang menunda periksa kesehatan karena takut biaya mahal, Dinkes Dumai justru datang mengetuk pintu warga dengan membawa timbangan, alat ukur tensi, alat cek gula darah, dan yang paling penting membawa rasa kepedulian.

Yang membuat program ini istimewa dan membangun simpati luar biasa adalah filosofinya. Kepala Puskesmas Dumai Barat, dr. Ivanny, selaku narasumber saat membuka kegiatan mengangkat narasi yang langsung menyentuh hati. Kesehatan adalah harta paling berharga.

Dinkes tidak menunggu warga jatuh sakit baru datang. Dinkes datang untuk memastikan warga agar senantiasa dalam kondisi sehat.

Program CKG ini dirancang sangat personal dan memuliakan. Jenis pemeriksaan tidak disamaratakan. Disesuaikan secara cermat dengan kondisi tubuh, usia, serta hasil skrining mandiri.

Artinya, setiap warga diperlakukan sebagai individu yang unik, bukan sekadar angka antrean. Ini bukan sekadar cek kesehatan. Ini adalah kesempatan emas untuk memahami tubuh sendiri secara optimal.

Bersama para kader hebat dari PKBI Cabang Kota Dumai, kegiatan ini juga memiliki misi mulia lain yang sering terlewat, yakni pelacakan kontak TBC.

Dinkes Dumai tidak hanya mengecek gula darah, tapi juga berani menyentuh isu kesehatan yang paling krusial di masyarakat, dengan cara yang promotif dan bukan menghakimi.

Panitia, Vivi Sari Ginting menjelaskan dengan sangat jernih bahwa kegiatan yang dilaksanakan fokus pada upaya promotif dan preventif yang bersifat holistik, terintegrasi, dan berbasis kelompok sasaran.

CKG ditujukan untuk mendeteksi faktor risiko kesehatan, kondisi pra-penyakit, serta penyakit dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup dan angka harapan hidup masyarakat Indonesia. Dinkes ingin warga Dumai hidup lebih lama dan lebih berkualitas. Bukan hanya sebatas hidup, tapi hidup yang sehat.

Partisipasi aktif dan antusiasnya 100 warga adalah jawaban. Mereka tidak dipaksa datang, mereka datang karena merasa dipedulikan. Ini adalah wajah baru pelayanan kesehatan.

Tidak menunggu warga sakit parah baru dilayani. Tapi mencegah sejak masih sehat. Inilah investasi kemanusiaan paling cerdas dari Pemko Dumai.

Dinkes Dumai tidak hanya menghadirkan program CKG. Mereka menghadirkan rasa aman. Rasa aman bahwa di Kota Idaman ini, negara benar-benar menjaga harta paling berharga warganya, yakni kesehatan. Dan itu dihadirkan gratis oleh pemerintah yang punya hati.(inf)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html