Kecelakaan Kerja di PHR, Gubernur Riau Meradang

Administrator Administrator
Kecelakaan Kerja di PHR, Gubernur Riau Meradang
Gubernur Riau, H Syamsuar
Kasus kecelakaan kerja di PT Pertamina Hulu Rokan yang kembali terulang, tak urung membuat orang nomor 1 di Riau meradang. Apalagi Gubernur Riau, H Syamsuar sudah seringkal mengingatkan pentingnya keselamatan kerja.

GUBERNUR Riau, H Syaamsuar tak mampu menyembunyikan kekecewaannya terhadap kecelakaan kerja yang kembali terjadi untuk kesekiankalinya di PT Pertamina Hulu Rokan. Padahal managemen PHR sudah sering kali diwanti-wanti untuk mengutamakan keselamatan pekerja.

" Sudah berkali-kali PHR diperingati," tegas Gubernur Riau, H Syamsuar, Jumat (24/02/23).

Terbaru, Syamsuar mengaku memberi peringatan kepada PT PHR saat pelaksanaan Bulan Bakti Keselamatan dan Kecelakaan Kerja (K3) di Dumai 12 Februari lalu. Syamsuar mengingatkan bahwa keselamatan kerja jadi prioritas.

“ Bahkan pada peringatan hari Bulan Bakti K3 di Dumai saya tegaskan kembali bahwa keselamatan kerja yang paling penting. Utamakan menjadi perhatian pimpinan perusahaan," tandasnya.

SementaraKepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Imron Rosyadi mengungkapkan Tim Ahli Utama Pengawasan sudah melakukan investigasi dan langsung melakukan pemeriksaan pada malam itu juga.

“ Nanti akan infokan ke media," katanya Jum'at malam.

Tim Disnakertrans Riau itu dipimpin Kabid Wasnaker didampingi Tety Susanti Pengawas Ketenagakerjaan Spesialis Lingkungan Kerja, Agustiawirman, ST, dan A P Tata Negara, ST, MH. Mereka melakukan olah TKP bersama pihak EHS PT PHR - WK Rokan dan Supervisor PT PPLI. Tim turun ke lokasi pada Sabtu (25/2) sekitar pukul 00.40 WIB.

“ Setelah proses pengecekan di lapangan, kita akan meminta keterangan saksi-saksi di hari Senin (27/2/2023). Saksi-saksi ini akan diperiksa di kantor Disnakertrans Provinsi Riau," ungkap Imron.

Pada sisi lain, managemen PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) mengaku juga sedang melakukan investigasi bersama PT Pertamina Hulu Rokan dan SKK Migas terkait tewasnya 3 pekerja diCMTF Balam Selatan, Kecamatan Bangko Pusako, Rokan Hilir, Jumat (24/2/2024).

" Sehubungan dengan insiden yang terjadi di lokasi Balam, kita dibantu oleh PHR dan SKK Migas masih melakukan investigasi," terangArum Tri Pusposari, PR & Legal Manager PT PPLI dalam keterangan tertulis, Jumat malam ini.

Jajaran direksi dan manajemen PPLI beserta seluruh karyawan, kata Arum menyampaikan duka cita mendalam. Pihaknya telah berkordinasi dan menyampaikan informasi kematian pekerja kepada pihak keluarga. Selain itu juga terus melakukan pendampingan terhadap keluarga dan telah menyiapkan santunan kepada keluarga almarhum.(**)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html