Tugboat VS Kapal Nelayan di Peraian Bengkalis, 1 Selamat dan 1 Orang Hilang

Administrator Administrator
Tugboat VS Kapal Nelayan di Peraian Bengkalis, 1 Selamat dan 1 Orang Hilang

Insiden tabrakan antara Tugboat (TB) Maju Daya 87 dengan kapal nelayan di Selat Padang Desa Penebal, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (4/4/23) sekitar pukul 15.15 WIB.

KAPAL TB Maju Daya 87 sedang menarik tongkang dengan bermuatan kertas dari Singapura tujuan Kabupaten Siak dinakhodai Agronto Laras (25).

Sedangkan korban yang berada di atas kapal nelayan itu adalah ditemukan selamat atas nama Adi Masrul Nasri umur 36 warga Desa Penebal dan satu korban masih dalam pencarian atas nama Idrus berumur 61 tahun.

Dikutip dari berita acara Nakhoda Agronto Laras yang diterima Basarnas Pekanbaru disampaikan Humas Basarnas Kukuh Widodo berikut ini :

Pada hari Selasa 04 April 2023 jam 15.15 WIB posisi 01° 25 844 N / 102° 15 096 Telah terjadi kecelakaan kapal TB Maju Daya 87 dengan perahu nelayan. Kronologi kecelakaan pada saat itu dari jauh kapal TB Maju Daya 87 telah memantau dari jauh perahu nelayan tersebut dengan jaring-jaringnya. Namun yang nampak dari teropong hanya perahu saja dan jaringnya tidak nampak.

Dari sisi haluan kanan kapal TB. Maju Daya 87, perahu tersebut bergerak ke tengah alur pelayaran dan berhenti di tengah alur tersebut, dari jauh Kapal Maju Daya 87 sudah mulai mengurangi kecepatan kapal, karena pada saat itu kapal berlayar mengikuti arus dan alur pelayaran, setelah kecepatan kapal mulai berkurang TB. Maju Daya 87 memberikan sinyal dengan membunyikan Horn (klakson kapal) namun perahu nelayan tersebut masih tetap bertahan pada posisinya di tengah alur.

Dengan inisiatif kapal Maju Daya 87, menghindar ke sisi kiri alur dan menempatkan perahu nelayan itu disisi kanan Maju Daya 87, namun setelah kami menghindar ke sisi kiri alur, Maju Daya 87 dengan jarak yang sudah dekat melihat jaring nelayan tersebut melintang dari tengah alur sampai ke sisi kiri alur, dan kembali inisiatif dari kapal Maju Daya 87 untuk menghindari jaring dari nelayan tersebut.

Sehingga kapal Maju Daya 87 kembali bergerak ke sisi kanan alur dan menempatkan perahu nelayan tersebut di sisi kiri kapal Maju Daya 87, namun pada saat itu posisi kapal sudah dekat sekali dengan perahu nelayan tersebut, dan kapal maju Daya 87 berhasil menghindar dari perahu nelayan tersebut, namun tongkang terus bergerak lurus ke arah kiri, dan posisi kapal masih terus berusaha bergerak ke kanan untuk menghindarkan tongkang dengan perahu dan jaring-jaringnya sampai di titik kapal tidak memungkinan lagi untuk terus menarik tongkang menghindari perahu, dikarenakan apabila kapal terus bergerak ke kanan alur akan mengakibatkan kapal kandas dan kemungkinan bisa mengakibatkan kapal terbaik karna terlipat oleh tali towing tongkang.

Selanjutnya tongkang tidak bisa dikendalikan lagi dengan kapal Maju Daya 87, karena lajak laju tongkang yang cepat dan dekat dengan perahu nelayan tersebut sehingga perahu tersebut tidak terhindarkan lagi dari haluan tongkang sehingga mengakibatkan tabrakan antara tongkang dengan perahu nelayan, yang mengakibatkan perahu nelayan tersebut terbaik.

Perahu nelayan tersebut berisi 2 orang nelayan yang posisinya ada di atas perahu 1 di depan dan 1 dibelakang perahu. Pada saat perahu nelayan tersebut terbalik 1 berhasil loncat dan bergantung di tali Towing, 1 tetap di perahu.

Setelah terjadi kapal TB. Maju Daya 87 langsung lepas towing dan bergerak ke perahu nelayan terbalik tersebut untuk menyelamatkan 2 orang nelayan tersebut. Satu korban selamat dan sayangnya satu korban lainnya hilang.***

Sumber: riauterkini.com

Penulis
: Mustafa Kamal

Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers kupasberita.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online www.kupasberita.com Hubungi kami: redaksi@kupasberita.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html