Dinamika perebutan Ketua KONI Kota Dumai makin panas. Pasca 4 nama yang sudah mengambil formulir pendaftaran, belakangan muncul kekuatan baru. Tidak tanggung-tanggung, salah seorang pengusaha yang diusung anggota DPRD Dumai Hasrizal untuk menduduki kursi Ketua KONI siap mengucurkan dana Rp5 Miliar bagi pembinaan Cabang Olahraga yang ada di Dumai.
ANGGOTA DPRD Kota Dumai, H Hasrizal mengaku telah menyiapkan satu nama untuk menakhodai KONI Kota Dumai. Menurutnya, sosok yang diusung itu punya kapasitas dan isi tas untuk membina dunia olahraga di Kota Dumai.
" Calon yang saya usung ini tidak bergantung ke APBD. Basic-nya pengusaha sukses, dan punya akses ke banyak perusahaan swasta nasional. Untuk pembinaan atlet dan Cabor, beliau siap kucurkan dana 5 miliar rupiah," ujar Hasrizal kepada media, Sabtu (16/08/26).
Hanya saja Hasrizal belum mau membuka nama pengusaha yang diusungnya itu. Namun ditegaskannya, sosok tersebut sangat layak memimpin KONI Dumai.
" Namanya masih kita simpan, dia pengusaha minyak," ujarnya singkat.
Menyikapi sudah ditutupnya jadwal pengambilan formulir pendaftaran oleh TPP KONI Dumai, ditegaskan Hasrizal itu perlu ditinjau ulang kembali. Pasalnya, agenda Musrkotlub KONI Dumai tidak tersosialisasikan dengan baik. Apalagi waktu yang diberikan untuk pengambilan formulir pendaftaran sangat singkat.
" Sosialisasi yang dilakukan TPP KONI Dumai tidak maksimal. Banyak yang tidak tahu, dan jadwal pengambilan formulir hanya 2 hari. Kita perlu pertanyakan juga kinerja TPP yang ditunjuk itu. Kita minta agar pendaftaran dan pengambilan formulir dibuka kembali," tegas Hasrizal.
Munculnya "kuda hitam" ini langsung mengguncang peta persaingan. Dengan masuknya calon "berisi tas" versi Hasrizal, pertarungan kursi nomor 1 KONI Dumai dipastikan tidak lagi sekadar adu popularitas. Ini sudah masuk ke adu logistik. Akankah TPP melunak dan membuka kembali pendaftaran?.
Sebelumnya diberitakan, terdapat 4 nama yang telah mengambil formulir pendaftaran. Masing-masingnya Johannes MP Tetelepta yang mengambil formulir pada hari pertama, dan Abdul Kadir Jailani pada hari kedua masa pengambilan formulir. Selanjutnya pada hari terakhir pengambilan formulir terdapat dua nama, yakni Edison dan Vincent M Yusuf.
" Tahapan pertama sudah berjalan dengan baik. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengikuti proses penjaringan ini dan memberikan kepercayaan kepada TPP untuk menjalankan tahapan pencalonan,” ujar Sekretaris TPP KONI Dumai, Iriansyah kepada kupasberita.com tadi malam.
Tahapan berikutnya, TPP menjadwalkan pengembalian formulir sekaligus melakukan verifikasi berkas mulai tanggal 15 Agustus dengan batas akhir, Rabu (19/08/26) pukul 17.00 WIB.
Untuk bisa mencalonkan diri, masing-masing kandidat harus mendapat dukungan minimal dari 15 Cabang Olahraga yang tergabung di KONI Dumai. Sedangkan berkas wajib yang harus dipenuhi yakni:
- Formulir yang sudah diisi
- Fotokopi KTP
- Pas foto 4x6 sebanyak 2 lembar
- Surat Pengantar dan Surat Pernyataan
- Daftar Riwayat Hidup
- Surat dukungan dari Pengurus Cabor
- Surat Keterangan Sehat
- Fotokopi Ijazah minimal SMA/sederajat
- Surat Keterangan Bebas Narkoba
Setelah tahapan pengembalian dan verifikasi selesai, proses akan dilanjutkan dengan agenda Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) yang rencananya digelar pada tanggal 27 Agustus 2026 mendatang.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang