Penjaringan Calon Ketua Partai, Ketum PDIP "Warning" Jangan Ada Manuver Politik

Administrator Administrator
Penjaringan Calon Ketua Partai, Ketum PDIP "Warning" Jangan Ada Manuver Politik
Dewan Kehormatan DPC PDI Perjuangan Kota Dumai, H Sukma Jaya, SE
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesian Perjuangan (PDIP) menegaskan proses penjaringan calon ketua partai di tingkatannya masing-masing tidak boleh ada manuver politik yang bertentangan dengan garis organisasi partai. Hal itu tertuang dalam Surat Instruksi Ketua Umum DPP PDIP tertanggal 2 September 2025 yang ditandatangani langsung oleh Megawati Soekarno Putri. Pelanggaran instruksi di atas akan diberikan sanksi organisasi sesuai AD/ART Partai.

DEWAN Kehormatan DPC PDI Perjuangan Kota Dumai, H Sukma Jaya, SE menyampaikan Surat Instruksi yang ditujukan ke seluruh tingkatan kepengurusan se-Indonesia itu dalam rangka pemantapan kepemimpinan struktural Partai pasca Kongres VI PDI Perjuangan.

Konsolidasi penting dilakukan melalui mekanisme organisasi partai, yakni Konferensi Daerah, Konferensi Cabang, Konferensi Perwakilan Luar Negeri, Musyawarah Anak Cabang, Musyawarah Ranting, dan Musyawarah Anak Ranting.

DPP Partai telah menetapkan Peraturan PDI Perjuangan Nomor 01 Tahun 2025 sebagai pedoman resmi pelaksanaan konsolidasi Partai dan telah disosialisasikan kepada DPD dan DPC Partai seluruh Indonesia pada tanggal 19 Agustus 2025.

Adapun hal-hal yang diinstruksikan, diantaranya melaksanakan sosialisasi Peraturan PDI Perjuangan Nomor 01 Tahun 2025 kepada pengurus PAC, Ranting hingga Anak Ranting di wilayahnya masing-masing sesuai dengan timeline pelaksanaan konferensi dan musyawarah.

Selanjutnya seluruh jajaran struktural partai dari tingkat DPD, DPC, PAC, Ranting hingga Anak Ranting wajib menjaga soliditas, persatuan, dan disiplin organisasi selama proses konsolidasi pasca Kongres VI Partai.

Berikutnya setiap anggota dan kader Partai dilarang melakukan manuver politik yang mengganggu soliditas Partai, menghambat persiapan maupun pelaksanaan konferensi dan musyawarah.

Kemudian seluruh pelaksanaan konsolidasi organisasi partai wajib dijalankan dengan semangat gotong royong, loyalitas tegak lurus kepada garis perjuangan Partai, serta kepatuhan penuh terhadap Instruksi Ketua Umum.

Terakhir, dalam melakukan penjaringan calon-calon ketua partai di tingkatannya masing-masing wajib mengedepankan kader partai yang telah terbukti loyalitas, dedikasi, dan kematangan ideologi, serta kepemimpinan dan kemampuan mengorganisir rakyat.

" Melalui surat tersebut, Ibu Megawati selaku Ketum DPP PDI Perjuangan menegaskan pelanggaran terhadap instruksi akan diberikan sanksi organisasi sesuai AD/ART partai, termasuk terhadap indikasi atau bukti adanya manuver politik yang bertentangan dengan garis organisasi partai," jelas H Sukma, Kamis (04/09/25) siang tadi.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html