Silpa Capai Rp1 T, Kondisi Jalan Propinsi Riau 40 Persen Rusak

Administrator Administrator
Silpa Capai Rp1 T, Kondisi Jalan Propinsi Riau 40 Persen Rusak
Kondisi jalan propinsi di Siak yang mengalami kerusakan. Foto antara

Kondisi jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Propinsi Riau sekitar 40 persennya dalam kondisi rusak dan butuh perbaikan. Terutama jalan yang berada di lintas kabupaten/kota di Riau. Ironisnya, dana Silpa mencapai kurang lebih Rp1 Triliun. Semestinya bisa disalurkan untuk infrastruktur maupun program lainnya yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat.

KETUA Fraksi Demokrat DPRD Riau Kelmi Amri dikutip dari antaranews.com meminta agar kerusakan ruas jalan provinsi menjadi perhatian serius Pemprov Riau. Dengan alokasi anggaran perawatan jalan yang digelontorkan setiap tahunnya tidak membuat jalan yang menjadi kewenangan Pemprov itu membaik.

“ Program-program yang pro masyarakat ini harusnya menjadi tolak ukur kita saat merancang APBD. Ini juga akibat dari besarnya uang yang mengendap (SILPA) sehingga program tidak jalan. Contohnya ada 40 persen ruas jalan provinsi yang harusnya menjadi perhatian pak Gubernur, kondisinya rusak," kata Kelmi Amri di Pekanbaru.

Kelmi meminta agar 40 persen ruas jalan yang kurang layak atau dalam kondisi rusak ini dicarikan solusinyasebab masyarakat banyak mengeluhkan terutama di wilayah lintas kabupaten. Infrastruktur jalan yang layak dan nyaman, kata dia, sangat diperlukan masyarakat untuk menunjang aktivitas mereka sehari-hari.

Dia juga menyayangkan adanya SILPA yang hampir mencapai Rp1 triliun. Harusnya SILPA ini dapat disalurkan untuk infrastruktur maupun program masyarakat lainnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Riau Sugeng Pranoto mengatakan salah satu penyebab kerusakan jalan yakni adanya mobilitas truk bermuatan melebih kapasitas milik perusahaan-perusahaan besar di Riau.

" Truk melebihi tonase ini menjadi salah satu faktor yang memicu kerusakan jalan kita. Harusnya stakeholder bisa melakukan pengawasan dan efek jerah kepada pelaku usaha yang memobilisasi keberadaan truk-truk ini," kata Politisi PDI-P itu.

Kondisi jalan provinsi yang rusak itu, kata Sugeng, ada tiga kategori yakni rusak ringan sedang dan rusak berat. Jika sudah masuk dalam kategori rusak berat maka akan menelan dana yang cukup besar untuk perbaikannya.

“ Makanya sangat sayangkan, yang merusak jalan keberadaan truk-truk over kapasitas ini. Yang rugi malah daerah, karena APBD kita yang terkuras untuk perbaikannya" kata dia.

Penulis
: Faisal Sikumbang
Sumber
: antaranews.com
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html