Apical Group Dukung Penyelamatan Lingkungan

Administrator Administrator
Apical Group Dukung Penyelamatan Lingkungan

Perusahaan pengolah minyak kelapa sawit berkelanjutan yang tergabung dalam Apical Group menunjukkan komitmen dalam penyelamatan lingkungan. Salah satunya mendukung program pemerintah dalam rehabilitasi mangrove.

DIREKTUR PT Asianagro Agungjaya, Fandy Fong menyampaikan komitmen serta dukungannya terhadap restorasi dan konservasi lanskap hutan Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen Apical untuk tidak melakukan deforestasi, dan melindungi hutan dengan nilai konservasi tinggi dan stok karbon tinggi.

“ Hutan mangrove memiliki peran penting terhadap perubahan iklim Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk turut serta dengan Apical dalam membantu upaya restorasi ekosistem hutan dan berkontribusi terhadap tujuan netralitas karbon pemerintah,” ujar Fandy Fong.

Upaya rehabilitasi dan pelestarian ekosistem mangrove di Indonesia, menurutnya menghadapi beberapa tantangan. Tantangan tersebut perlu diatasi dengan data ilmiah yang akurat dan digunakan untuk merancang rencana konservasi dan restorasi yang baik. Kebijakan yang mendukung pengelolaan ekosistem mangrove terpadu, serta pendanaan yang memadai.

“ Dukungan yang diberikan Apical Group saat ini merupakan bagian dari rencana rehabilitasi mangrove Indonesia untuk merehabilitasi lebih dari 600.000 hektar lahan mangrove di tahun 2024 dalam rangka melawan perubahan iklim,” papar Fandy Fong.

Proyek rehabilitasi mangrove dan hutan yang dilakukan bersama pemerintah daerah itu bertujuan untuk memantau dan melestarikan kawasan restorasi di Jakarta Utara, sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar.

Proyek ini terletak di kawasan Pantai Muara Karang di dalam kawasan konservasi seluas delapan puluh hektar. Selain kawasan tersebut, Apical Group berencana mendukung dua kawasan konservasi mangrove lainnya yaitu Hutan Kota Cilincing dan Hutan Kota Rorotan selama program berlangsung.

Selain program restorasi, Apical Group juga akan melibatkan masyarakat sekitar untuk menanam bibit mangrove, memberikan edukasi tentang pentingnya konservasi mangrove, dan program pengembangan masyarakat yang dapat dihasilkan dari kawasan konservasi. Diantaranya budidaya lebah trigona, program daur ulang, dan lain sebagainya.

Dalam kegiatan penanaman mangrove ini, Apical juga menggandeng Pramuka Sakawanabakti yang bergerak di bidang kehutanan sebagai generasi penerus bangsa dan agen pelestarian lingkungan dan alam.

“ Program ini merupakan komitmen inisiatif Apical untuk merehabilitasi dan melestarikan hutan mangrove di lokasi Jakarta Utara. Kegiatan ini juga bertujuan untuk merestorasi degradasi lingkungan dan menciptakan peluang mata pencaharian yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal,” jelas Fandy Fong.

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan bahwa 1,8 juta hektar dari total 3,5 juta hektar hutan mangrove di Indonesia telah rusak akibat alih fungsi kawasan. Setiap hektar hutan mangrove mengandung 3-5 kali lebih banyak stok karbon dibandingkan hutan dataran rendah. Total cadangan karbon yang tersimpan di hutan mangrove Indonesia diperkirakan mencapai 3,14 miliar ton.

Sementara Kepala Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta, Suzi Marsitawati mengatakan ekosistem mangrove yang direhabilitasi dan direstorasi memiliki nilai ekologis, ekonomi, dan sosial yang penting. Program rehabilitasi hutan mangrove bertujuan untuk mengurangi emisi karbon antara 107,3 dan 455,2 juta ton CO2/ha per tahun yang dapat dicapai melalui dukungan dari perusahaan dan partisipasi dari masyarakat.

“ Kami sangat senang mendapat dukungan dari Apical Group melalui PT Asianagro Agungjaya dan berharap dapat melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan hutan bakau yang berkelanjutan serta penggunaan yang bertanggungjawab atas ekosistem di dalamnya," ujar Suzi Marsitawati.**

Penulis
: Administrator

Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers kupasberita.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online www.kupasberita.com Hubungi kami: redaksi@kupasberita.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html