Satu Kilogram Sabu-sabu Dari Negeri Jiran Gagal Beredar di Meranti

Administrator Administrator
Satu Kilogram Sabu-sabu Dari Negeri Jiran Gagal Beredar di Meranti
Anggota Satnarkoba Polres Kepulauan Meranti berhasil menggagal penyelundupan 1 kilogram sabu dari Malaysia menuju Riau, Indonesia. Selain menyita sekilo narkotika jenia sabu-sabu, petuga juga mengaman tiga orang pelaku dan uang tunai puluhan juta.


KAPOLRES Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul SIK menjelaskan, kronologi penangkapan terhadap tersangka peredaran narkoba.


Dia menyebutkan, pada hari Rabu tanggal 14 Juni 2023 sekitar pukul 12.25 WIB, Polsek Rangsang Barat mendapat informasi bahwa akan ada transaksi narkoba jenis sabu di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Pusara Kecamatan Tebingtinggi.


Setelah mendapat informasi tersebut, personil kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Namun setiba di sana, personil tidak menemukan dugaan transaksi tersebut.


Selang beberapa menit kemudian, personil mendapat informasi bahwa terduga pelaku telah menaiki speedboat dengan tujuan Buton.


Kemudian, Kapolsek Rangsang Barat berkoordinasi dengan Kasat Polair, dan beberapa rekan personil Reskrim dan Narkoba untuk melakukan pengejaran. Akhirnya pelaku berhasil ditangkap di Pelabuhan Buton, Siak.


"Akhirnya setelah dilakukan pengembangan kasus, kita juga berhasil menangkap tersangka lainnya pada Senin tanggal 19 Juni 2023," ungkap Andi Yul.


Adapun tersangka tersebut yakni, Hendri alias Hen (41) warga Kuala Tungkal Provinsi Jambi, M. Aris Saputra alias Aris dan Iskandar Syah alias Is yang berasal dari Selatpanjang.


Atas keberhasilan tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti H Asmar memberikan apresiasi kepada anggota dan jajaran Polres Kepulauan Meranti.


Hal itu disampaikan H Asmar saat menghadiri pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolres Kepulauan Meranti, Jumat (23/6/2023).


"Kami sangat mengapresiasi kinerja jajaran Polres Meranti. Tentunya ini juga tidak terlepas dari kerja sama antara masyarakat dan kepolisian," kata Asmar.


Ia juga menambahkan, Kepulauan Meranti merupakan tempat yang paling empuk terhadap peredaran narkoba, karena memiliki banyak pelabuhan tikus. Ditambah kondisi geografis yang terdiri dari pulau-pulau, dan jarak tempuh yang dekat dengan negara tetangga Malaysia dan Singapura.


"Jadi, saya mengimbau seluruh lapisan masyarakat dapat membantu bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk menangkap pengedar narkoba di Kabupaten Kepulauan Meranti," harapnya.***

Penulis
: Mustafa Kamal
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html